Masih ingat dengan artikel Alat Peraga Murah “Replika Mesin Uap”? Nah kali ini kami menghadirkan video penggunaan alat peraga tersebut di dalam proses pembelajaran. Video ini bertujuan untuk mempermudah guru dalam menggunakan alat peraga ini di kelas. Selamat menyaksikan! Download Video (13.9 MB)
Alat Peraga Murah (APM) bernama Pendeteksi Nikotin ini diproduksi oleh PSBG Ki Hajar Dewantara, Kec. Wonosalam, Kab. Demak, Jawa Tengah. Alat peraga ini bermanfaat untuk menunjukkan ke peserta didik akan bahaya racun tembakau (nikotin).
Bahan yang dibutuhkan : Toples plasteik kecil, 2 buah selang plastik seukuran rokok, kapas, lem plastik dan paku besar untuk melubangi plastik serta alat lain yang relevan.
Cara membuat : Tutup plastik dilubangi sebesar selang, lalu pasang lubang pada lobang tersebut, jangan lupa di-lem supaya rapat. Masukkan kapas pada plastik.
Cara penggunaan : Pasang rokok pada salah satu ujung selang, kemudian gunakan ujung selang yang lain untuk menghisapnya. Amati kapas yang ada pada toples plastik dan catat apa yang terjadi. Tampak kapas berwarna kekuning-kuningan, warna kuning itulah yang merupakan Nikotin.
Alat ini diproduksi oleh : Muhajir, S.Ag (LRC), Suparyati, A.Ma Pd (Ketua PSBG), Kasturi (PBS 1) dan Hj. Rustiyati (PBS 2)
Artikel Alat Peraga Murah (APM) kali ini datang dari PSBG Kendalisada, Kec. Gebang, Kab. Purworejo, Jawa Tengah. Alat peraga ini bernama “Cara Kerja Lensa Mata”, yang berguna untuk menjelaskan prinsip dan cara kerja lensa mata kepada para anak didik.
Bahan yang dibutuhkan : Papan (1 lembar), Pipa paralon, Balon (warna bening), Tripleks berlapis melamin, Plastisin (malam), Lilin, Karet selang (karet ketapel), Suntikan.
Cara pembuatan : Papan dibentuk siku-siku. Paralon bekas dipotong sepanjang 4 cm. Pada bagian atas potongan paralon dilubangi sebesar sedotan gelas air minum mineral. Masukkan potongan paralon kedalam balon. Isi balon dengan air (kira-kira 90%). Sambung sedotan aqua dengan pentil, pasang pula suntikan bekas di ujung yang satunya
Cara penggunaan : Isi air pada lensa sampai penuh. Lalu nyalakan lilin. Pompalah air menggunakan suntikan sehingga balon akan keliatan mengembang dan mengempis. Amati perubahan yang terjadi.
Alat peraga ini diproduksi oleh : Bapak Muhasim (LRC), Marno (Ketua PSBG), Warsono (PBS1), Anisa Yuliyanto (PBS2).
Sore itu, waktu di jam dinding menunjukkan pukul 18.00 WITA sesaat sebelum adzan Magrib dikumandangkan. Tiba-tiba handphone penulis terdengar nada panggil. Sedikit terkejut, ternyata yang menelpon Provincial Coordinator DBE2 Sulsel. Dengan tenang penulis mendengar kata demi kata yang disampaikan Bapak David Ehrmaan. Salah satu kalimat yang disampaikan “Apakah tim dari USAID Jakarta dapat berkunjung ke Gugus 1 Mamajang, untuk melihat proses pendampingan?”. Oh, dengan senang hati penulis menjawab “Siap… pak!, kami tunggu pukul 07.15 WITA, besok”.
Keesokan harinya, tepat hari Rabu tanggal 4 juni, pukul 07.00 WITA penulis sudah berada di salah satu sekolah binaan DBE2, yaitu SD Kartika Wirabuana 01. Tepat pukul 07.15 WITA sesuai kesepakatan dengan PC DBE2, mobil yang membawa Deputy Director, Education Office USAID, Mr. Arturo Acosta, Ed.D, Ed.M bersama Bapak Jalu Noor Cahyanto, Project Development Specialist turun dari mobil. “Welcome”, satu kata meluncur dari bibir penulis. Sembari mengajak ke salah satu ruang kelas yang dapat di observasi oleh Tim USAID Jakarta dalam Pendampingan I Paket Pembelajaran Sains.
Departemen Pendidikan Nasional berusaha secara kontinyu meningkatkan kemampuan profesional guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Salah satu kegiatannya adalah menyelenggarakan “Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional.” Keberhasilan guru dalam pembelajaran tercermin dari hasil penelitian, penelitian tindakan kelas (PTK), kajian, atau evaluasi khususnya di bidang penyusunan program, penyajian program, penilaian proses, dan hasil pembelajaran.
TEMA
“Melalui lomba keberhasilan guru dalam pembelajaran kita tingkatkan profesionalitas guru sebagai agen pembelajaran yang kreatif dan inovatif untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu”.
TUJUAN
Memotivasi guru untuk lebih berkreasi dan berinovasi dalam menyusun, menyajikan, serta menilai proses dan hasil pembelajaran. Mendorong guru untuk selalu meningkatkan kemampuan meneliti, mengkaji, mengevaluasi, mengembangkan kreatifitas, dan inovasi untuk menghasilkan pembelajaran yang bermutu. Menanamkan budaya, minat, bakat dan kebiasaan untuk pengembangan hasil kegiatan pengembangan profesi baik lisan maupun tulisan secara baik dan benar. Menyebarluaskan berbagai pengalaman guru yang berhasil meningkatkan mutu pembelajaran, sehingga dapat dimanfaatkan dan dijadikan referensi bagi guru lainnya.
Dua hari setelah starter kits diterima oleh pengurus PSBG “Karya Mandiri Guru” Gugus 1 Mamajang Kota Makassar, akhirnya “ROLL-OUT Initial Workshop Active Learning-Starter Kits PSBG” berlangsung dari tanggal 29 sampai 31 Mei 2008 dengan penuh sukacita untuk mengasah nurani dan mengolah logika 32 peserta dari unsur guru,Kepala Sekolah,pengawas,Kepala UPTD Pendidikan dengan dukungan 4 orang fasilitator dan 2 orang stearing commite,yaitu: Abdullah Djabir dan Mustamin dari staff dbe 2 Sul-Sel.
Materi workshop yang diterima peserta sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan kemajuan IPTEK, peningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah untuk anak bangsa.
Materi Workshop :
Desain Pembelajaran Aktif Berbasis Lingkungan Sekitar
Video Pembelajaran Siswa Berbasis Active Learning
Pengenalan Aset PSBG untuk Active Learning
Active Learning dengan Kit Matematika
Active Learning dengan Kit IPA
Active Learning dengan Alat Peraga Murah (APM)
Active Learning dengan ICT:Penggunaan komputer/laptop,Infokus, kamera digital,Internet,E-Mail. Materi ini paling disukai peserta*)
Untuk pemantapan Konsep Pusat Sumber Belajar Gugus ( PSBG) di Sipoholon , Senin – Rabu (5 – 7 Mei 200 di adakan Roll out PSBG di kecamatanSipoholondimulai dari pukul 08.00 – 17.00 WIB diikuti 10 orang kepala Sekolah, 10 orang guru, 10 orang komite sekolah, 2 orang Guru Pendamping Pakem ditambah perwakilan Dinas Pendidikan Tapanuli Utara dan dari Departemen Agama Tapanuli Utara.
Pelatihan ini diadakan di ruang PSBG Sipoholon Lestari yang dibuka oleh Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas Pendidikan W. Nadeak menyampaikan sangat menyambut baik program DBE2 di Kecamantan Sipoholon karena dengan adanya program ini ada perubahan-perubahan yang signifikan oleh guru dan sekolah demi peningkatan mutu Pendidikan.
Kali ini berita gembira datang dari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pada tanggal 28 Mei 2008 yang lalu, Dinas Pendidikan Kab, Kudus mengumumkan hasil penilaian Lomba Kinerja Sekolah, hasilnya adalah SD Gondosari 1 Kec. Gebog Juara 2 Tingkat Kab. Kudus dan SD Papringan 2 Kec. Kaliwungu Juara 3 Tingkat Kab. Kudus. Kedua sekolah tersebut merupakan sekolah binaan DBE2 Jawa Tengah di dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Gebog dan Kaliwungu. Perolehan nilai pada proses pembelajaran memberikan sumbangan terbanyak dari total skor yang dikumnpulkan. Hal ini membuktikan bahwa dampak positif hadirnya program DBE2 benar-benar terasa di sekolah binaan. Marilah kita syukuri bersama, semoga akan menjadi awal kesuksesan Tetap Semangat!
[Kontributor : Ahmad Sarjita, DLC DBE2 USAID Jawa Tengah]
Hore…hore…!!!,teriak beberapa siswa-siswi kelas IV SD Katolik Mamajang Kota Makassar. Sorak-sorai mereka terdengar membahana menembus ruang kelas mendengar bahwa hari itu akan diadakan pemutaran film melalui VCD pembelajaran tentang “Fenoma Alam”. Guru kelas IV, Ibu Theresia Thomas tersenyum gembira, karena janjinya terhadap siswa dapat dipenuhi bahwa setelah mempelajarai teori dapat melihat fakta fenomena alam melalui tayangan VCD.
Para siswa asyik menyaksikan tayangan VCD, sesekali tedengar histeris, tertawa dan terenyuh dengan fenomena alam yang dilihatnya. Mereka termotivasi untuk mencari tahu proses terjadinya secara detail. Siswa penasaran dan mengajukan pertanyaan kepada Ibu Theresia Thomas dan MTT yang mendampinginya tentang proses terjadinya fenomena alam seperti kilat/petir,tornado, meletusnya gunung berapi,gempa bumi/Tsunami,erosi,banjir dan lonsor. Ini salah satu cara memotivasi anak belajar sambil nonton yang bernilai positif.
Matahari bersinar terang,jam tangan menunjukkan pukul 11.30 Wita,bertepatan hari Selasa, tanggal 27 Mei 2008. Setelah sehari sebelumnya pengurus PSBG didampingi MTT dan Kepsek menerima dengan resmi kiriman dbe 2. Satu persatu pengurus PSBG “Karya Mandiri Guru” Gugus 1 Mamajang Kota Makassar memasuki ruang PSBG membuka dos instrumen/starter kits hibah,mencocokkan dengan daftar penerimaan barang,menata dan memberi label inventaris CRC. Beberapa orang pengurus inti sembringa melihat modul,buku,KIT yang diterima,seolah memberi motivasi untuk mengelola PSBG secara profesional. Insya Allah Roll-Out I di kohor2 Sul-Sel Initial Workshop Starter Kits akan berlangsung mulai tanggal 29 sampai 31 Mei 2008. Semoga sukses!!!!.
Kesulitan mengirim berita?, belum optimal dalam memanfaatkan Apa Kabar PSBG? Atau bertanya mengenai apa saja mengenai blog ini, silahkan kontak Administrator blog via Yahoo Messenger! YM ID : indiebrainer
Iklan
Layanan Lain
Membaca Apa Kabar PSBG dari Handphone Anda dapat membaca blog ini lewat handphone/mobile phone. Caranya ketikkan alamat URL ini pada web browser handphone : xfruits.com/apakabarpsbg/
mobile/
Berlangganan E-Newsletter Apa Kabar PSBG
Gunakan layanan ini untuk menerima e-mail tulisan terbaru yang diterbitkan dalam blog ini. Klik tombol dibawah untuk mendaftar.