Roll Out ICT: Rela Berswadaya Rp 60.000 dan Berbondong-bondong ke Sekolah yang Jauh Dari Gugus

dsc01901.jpg

Keinginan untuk terus maju benar-benar ditunjukkan oleh para guru di Gugus Nusa Indah Klaten Utara. Merasa tertinggal tentang penguasaan iptek khususnya penguasaan ICT (Information & Comunication Technologi) segala upaya dilakukan untuk dapat mempelajari ICT. Tidak tanggung-tanggung para guru rela berbondong-bondong datang ke sekolah yang cukup jauh di luar gugus Nusa Indah tersebut. Meraka mendatangi Sekolah Dasar Islam Terpadu Hidayah yang memiliki fasilitas computer cukup banyak. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang guru yang merupakan perwakilan dari masing-masing sekolah. Setiap sekolah mengirimkan 2 orang guru setiap hari sabtu untuk mengikuti pelatihan ICT, sementara guru yang lain melaksanakan kegiatan KKG umum di PSBG.

Baca lebih lanjut

Langkah Awal di Kelas Awal Menggunakan APM yang Partisipatif

Ibu Hj.Winda N (Kepsek SDN Mawas) menyaksikan APM bersama PC DBE2 Makassar

Pembelajaran yang aktif tidak harus dimulai dengan penggunaan alat peraga yang mahal atau menggunakan teknologi yang canggih. Banyak cara yang efektif untuk membelajarkan siswa dengan menggunakan alat peraga yang di dapatkan dari lingkungan sekitar sekolah atau lingkungan rumah tempat  tinggal siswa. Pengadaan Alat Peraga Murah (APM) dapat dilakukan dengan model partisipatif.

Siswa, guru dan orang tua siswa dapat memberikan alat/bahan yang mungkin tidak terpakai, barang sisa yang dibuang sebagai sampah dan sejenisnya dapat dikelola menjadi APM. Sebagai contoh di kelas 1 SD Negeri Mawas Kota Makassar binaan DBE2, melakukan langkah awal di kelas awal sebagai motivator buat sekolah dalam gugus 1 Mamajang Kota Makassar.

Lomba Program Kerja di Preliminary Workshop PSBG Jawa Tengah

dsc01668.jpg

Preliminary Workshop sebenarnya dilakukan untuk mempersiapkan Pengelolaan PSBG yang baik di masing-masing gugus. Maka materi yang ideal untuk Preliminary Workshop adalah sekitar : Pengenalan program DBE, Pengenalan konsep PSBG, Pemilihan tempat PSBG, Penyusunan pengurus, dan Pembuatan Program Kerja.

Namun hal tersebut mungkin berbeda untuk Jawa Tengah. Sehubungan semua materi tersebut sudah disampaikan pada saat orientasi LRC (Learning Resources Coordinators) atau bisa disebut MTT ke-2 dan pada saat MTT meeting, maka materi Preliminary workshop tidak semuanya diberikan. seperti hanya Pembentukan Pengurus, dan Pemilihan Tempat PSBG. Namun demikian untuk materi-materi tertentu dilakukan pendalaman dan penambahan materi yang dirasa sangat penting.

Baca lebih lanjut

Asah Kemampuan di KKG / KKKS

KKG2

Guru sebagai agen of change menuju bangsa yang lebih bermartabat, maju dan punya daya kompetitif tinggi dituntut untuk selalu meningkatkan kemampuannya. Upaya-upaya untuk meningkatkan kemampuan guru dapat ditempuh dengan berbagai cara. Menempuh pendidikan yang lebih tinggi seperti kuliah dan pelatihan mungkin merupakan cara formal yang ditempuh oleh para guru. Namun demikian untuk kuliah dan pelatihan bukanlah cara satu-satunya untuk meningkatkan kemampuan para guru. Selain memerlukan biaya tinggi, juga sangat dibatasi oleh waktu. Sementara itu kebutuhan akan peningkatan diri yang terus menerus senantiasa dibutuhkan setiap saat.

KKG (Kelompok Kerja Guru) merupakan cara yang murah tetapi mempunyai manfaat yang tidak kalah baiknya dengan kuliah ataupun pelatihan-pelatihan. Cara inilah yang sekarang banyak dilakukan oleh sekolah-sekolah rintisan DBE-2. KKG yang sebenarnya sudah ada sejak dahulu lebih diintensifkan lagi. Kalau dahulu KKG hanya merupakan ajang kumpul-kumpul para guru, sekarang lebih tingkatkan efektifitasnya dengan membahas materi-materi yang menarik bagi para guru.

Baca lebih lanjut

Guru Tak Kehabisan Cara untuk Memotivasi Siswanya

KKG

Pada saat pelaksanaan KKG/KKKS di Kabupaten Purworejo tanggal 12 s.d 14 Maret 2008 yang bertempat di SD Kedung Pucanga Kecamatan Bener, salah satu masalah yang dirasakan para guru adalah sulitnya memotivasi siswa-siswanya untuk gemar membaca di rumah. Hal tersebut sangat dirasakan terutama bagi guru yang mengajar di sekolah-sekolah pedesaan. Seakan sudah kehabisan cara agar siswa-siswanya gemar membaca di rumah.

Menurut analisa dari para guru permasalahan tersebut dikarenakan di rumah anak-anak tidak menemukan lingkungan yang kondusif untuk melakukan kegiatan membaca. Pulang sekolah anak-anak disuruh para orang tuanya untuk membantu merumput atau pekerjaan rutin lainnya. Sementara setelah malam anak-anak capek dan akhirnya malas untuk belajar. Selain itu, di rumah anak-anak tidak pernah mendapatkan contoh tentang kegiatan membaca. Para orang tua tidak pernah membimbing mereka dan juga anak-anak tidak pernah melihat orang-orang yang lebih dewasa melakukan kegiatan membaca di desanya.

Baca lebih lanjut

The Best Practice: Guru Sukarela yang Benar-benar Suka dan Rela Demi Anak Bangsa

Disaat kebanyakan orang memikirkan penghasilannya, memikirkan harga yang terus merangkak naik, terutama kebutuhan pokok. Di saat sebagian guru mempersiapkan diri mengikuti sertifikasi untuk mendapat tunjangan profesi demi kesejahteraan, ada sosok guru sukarela, namanya disingkat “Pb”, laki-Laki berusia 22 tahun di SD Negeri Mawas Kota Makassar binaan DBE2 menjadi pioner bagi rekan seprofesi di unit kerjanya. Hasil pelatihan paket dasar pembelajaran efektif dan pembelajaran Sains langsung diaplikasikan di kelas. Apa buktinya?. Penataan kelas, pajangan dan pembelajaran efektif, penggunaan Alat Peraga Murah (APM) semua disiapkan dan dilakoni setiap hari sebagai guru kelas VI.

David Ehrmann Ditantang Bahasa Inggris Murid SD Kartika Wirabuana 1 Makassar

Mr.David Ehrmann sedang berdialog dengan salah seorang murid SD Kartika Wirabuana 1 disaksikan Drs.Syahrun (kepsek)

Hari Kamis, tanggal 13 Maret 2008, David Ehrmaan (Provincial Coordinator) DBE2 Makassar bertandang ke salah satu sekolah binaan cohort 2 gugus 1 Mamajang Kota Makassar, SD Kartika Wirabuana 1 yang bernaung di bawah Yayasan Kartika Kodam VII Wirabuana. Sekolah dengan ciri ketentaraan sangat melekat di sekolah ini. Dibalik ciri ketentaraan ternyata memiliki ciri ketenaran dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Saat Pak David Ehrmann memasuki salah satu ruang kelas  kelas III, ada murid menantang untuk berdialog dalam Bahasa Inggris. Tantangan itu tidak disia-siakan. Murid dan guru yang menyaksikan adegan itu, ada yang mengangguk-ngangguk, semoga yang mengangguk mengerti maksud dialog tersebut. Luar biasa bukan biasa di luar.

PTS Adaptasi Sains di Makassar:Fenoma Alam yang menakjubkan

s5030459.jpg

Tanggal 4 sampai 6 Maret 2006 bertempat di SD Inpres Bertingkat Mamajang III, Kota Makassar berlangsung peristiwa atau fenomena alam yang menakjubkan dalam paket Pelatihan Tim Sekolah (PTS) adaptasi pembelajaran Sains untuk cohort 2 gugus 1 Mamajang. Lalu, apa yang membuat PTS ini menakjubkan?. Disaat penyajian sesi “Fenomena Alam”, seperti hujan,petir/kilat, banjir disaat yang bersamaan Kota Makassar diguyur hujan deras, bunyi petir/kilat sahut menyahut di atas angkasa lokasi pelatihan tepat pukul 14.15 WITA,  hari pertama pelatihan, dan tak seberapa lama genangan air di jalan mulai meninggi, bersamaan dengan diskusi kelompok membahas fenoma alam tersebut dalam sesi pelatihan. Benar-benar menakjubkan peserta menyaksikan langsung fenoma alam,bukan hanya teori tapi kisah nyata.

Aplikasi Open Office – Open Source

 Aplikasi Microsoft office memang sangat membantu kita dalam mengerjakan berbagai tugas keseharian seperti mengolah kata, mengolah spreadsheet ataupun untuk keperluan presentasi (power point), namun juga di barengi oleh license yang tidaklah murah.

Tapi jangan takut akan tugas keseharian kita menjadi terbengkalai atau bahkan tidak terselesaikan akibat belum memiliki dana untuk membeli software Microsoft Office.

Masih ada Open Office buatan dari Sun Microsystem yang dapat digunakan secara free dengan mendownload di http://download.openoffice.org/2.3.1/index.html?focus=download.

Selamat mencoba dan Semoga Bermanfaat

National Innovative Teacher Competition 2008

National Innovative Teacher Competition 2008 adalah penghargaan bagi Bapak/Ibu Guru yang telah berhasil menyampaikan bahan ajar kepada siswa secara kreatif dan inovatif berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) / multimedia dan dengan metode yang tepat.

Bukti keberhasilan ditunjukkan melalui laporan penelitian tindakan kelas (PTK) yang membuktikan keunggulan dan kelemahan metode kreatif dan inovatif berbasis TIK / multimedia tersebut.

SYARAT PESERTA

  1. Guru (SD/MI, SMP/MTs atau SMA/MA/SMK), baik sekolah negeri maupun swasta di seluruh daerah di Indonesia
  2. Warga negara Indonesia (WNI) dan bukan anggota panitia/penyelenggara kompetisi
  3. Belum pernah menjadi juara / pemenang pada kompetisi sebelumnya
  4. Tiap peserta hanya diperkenankan mengirim 1 (satu) buah proposal / hasil karya
  5. Peserta tidak dipungut biaya apapun selama proses penjurian / kompetisi berlangsung

CARA PENGIRIMAN PROPOSAL

  1. Kirimkan 2 (dua) buah CD-ROM yang masing-masing berisi:

a. Folder “proposal” dengan isi:  

  • Kartu identitas guru yang masih aktif yang di-scanned
  • Surat Rekomendasi dari Sekolah (format bebas) yang di-scanned
  • Dokumen proposal / laporan dengan berupa .doc atau .rtf sesuai template format

b. Folder “materi” dengan isi: 

  • Materi/program berbasis TIK / multimedia yang digunakan untuk proses belajar-mengajar di kelas
  • Pedoman/petunjuk penggunaan materi/program (apabila ada)
  • Dokumen lainnya yang diperlukan atau terkait (apabila ada)
  1. Template format proposal / laporan dapat di-download di sini
  2. 2 (dua) buah CD-ROM tersebut di atas, dikirimkan langsung via pos tercatat ke:

Panitia National Innovative Teacher Competition 2008
Agranet Multicitra Siberkom (up: Tina Arvianh)
Aldevco Octagon Building Lt.5
Jl. Warung Jati Barat Raya No.75
Jakarta 12740

 

CD-ROM ditunggu paling lambat tanggal 6 April 2008 (cap pos).

HADIAH DAN PENGHARGAAN

1st Best Teacher :
Notebook ZYREX Cruiser NFL762 (senilai Rp 9.000.000,-)
(Core 2 Duo, 1GB, 120 GB HDD, DVDRW, Camera, 14”, Vista Home Premium)

2nd Best Teacher :
Notebook ZYREX Cruiser NFT600 (senilai Rp 7.750.000,-)
(Dual Core, 1GB, 80 GB HDD, DVDRW, Camera, 12”, Vista Starter)

3rd Best Teacher :
Notebook ZYREX Cruiser NFL650 (senilai Rp 6.750.000,-)
(Dual Core, 1GB, 80 GB HDD, DVDRW, Camera, 14”, Vista Starter)

4th & 5th Best Teacher :
KODAK EasyShare Z812 IS (senilai Rp 3.500.000,-)
(32 MB, 12x optical zoom, 8.2 MPixel, SD/MMC Slot, Video, 32MB Internal Memory)

6th s/d 10th Teacher :
KODAK EasyShare V803 (senilai Rp 2.000.000,-)
(32 MB, 12x optical zoom, 6.1 MPixel, SD/MMC Slot, Video)

(Pemenang 1 s/d 3 berkesempatan mendapatkan peluang untuk mengikuti Microsoft Regional / Worldwide Innovative Teacher Competition di luar negeri)

ASPEK PENILAIAN

  1. Implementasi materi pembelajaran berbasis multimedia (teknologi informasi dan komunikasi) secara nyata di kelas
  2. Kadar manfaat materi untuk peningkatan hasil belajar siswa dapat diungkapkan dengan jelas dan terukur
  3. Kreatifitas, orisinalitas, serta akan lebih baik jika mampu bersifat edutaintment (education – entertaintment)
  4. Kesesuaian dengan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan)
  5. Kemampuan penyampaian / presentasi proposal dan/atau materi pembelajaran yang fokus pada sasaran dan mudah dipahami

Keputusan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat. Tidak diadakan surat-menyurat atau korespondensi dalam bentuk apapun dengan panitia atau dewan juri terkait dengan proses seleksi/penilaian hasil karya/proposal peserta.

Seluruh transportasi dan akomodasi bagi para semifinalis dan finalis untuk ke, dari dan selama di Jogja / Jakarta dalam rangka penjurian, ditanggung sepenuhnya oleh panitia.

TANGGAL PENTING (tentative)

• 6 April 2008 : Batas akhir pengiriman proposal dan materi
• 15 April 2008 : Pengumuman 30 Semi Finalis (melalui situs, e-mail dan telepon)
• 26 – 28 April 2008 : Workshop Semi Finalis di Jogja
• 29 April 2008 : Perbaikan Proposal Semi Finalis dan Penjurian di Jogja
• 30 April 2008 : Pengumuman 10 Finalis (face-to-face)
• 1 Mei 2008 : Penjurian Finalis di depan Panelis Dewan Juri (Jogja atau Jakarta)
• 2 Mei 2008 : Seminar Umum dan Pengumuman Pemenang (Jogja atau Jakarta)