Guru Tak Kehabisan Cara untuk Memotivasi Siswanya

KKG

Pada saat pelaksanaan KKG/KKKS di Kabupaten Purworejo tanggal 12 s.d 14 Maret 2008 yang bertempat di SD Kedung Pucanga Kecamatan Bener, salah satu masalah yang dirasakan para guru adalah sulitnya memotivasi siswa-siswanya untuk gemar membaca di rumah. Hal tersebut sangat dirasakan terutama bagi guru yang mengajar di sekolah-sekolah pedesaan. Seakan sudah kehabisan cara agar siswa-siswanya gemar membaca di rumah.

Menurut analisa dari para guru permasalahan tersebut dikarenakan di rumah anak-anak tidak menemukan lingkungan yang kondusif untuk melakukan kegiatan membaca. Pulang sekolah anak-anak disuruh para orang tuanya untuk membantu merumput atau pekerjaan rutin lainnya. Sementara setelah malam anak-anak capek dan akhirnya malas untuk belajar. Selain itu, di rumah anak-anak tidak pernah mendapatkan contoh tentang kegiatan membaca. Para orang tua tidak pernah membimbing mereka dan juga anak-anak tidak pernah melihat orang-orang yang lebih dewasa melakukan kegiatan membaca di desanya.


KKG1

Permasalahan di atas hanyalah merupakan salah satu dari berpuluh-puluh masalah yang dihadapi para guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Dalam KKG /KKKS Bahasa Indonesia bersama DBE 2 Jawa Tengah dilakukan upaya untuk mengurai berbagai permasalahan tersebut. Pada KKG/KKKS tahap pertama ini disajikan materi-materi dasar untuk mengatasi problema guru dalam mengajarkan Bahasa Indonesia, seperti: Simulasi pembelajaran Bahasa Indonesia, Merancang lembar kerja aktif, dan Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia baik di kelas awal maupun di kelas tinggi.

KKG tersebut diikuti oleh 20 Kepala Sekolah dan 131 orang guru kelas dari dua kecamaran rintisan DBE yaitu Kecamatan Bener dan Kecamatan Gebang. Adapun fasilitator dalam kegiatan KKG tersebut adalah para MTT (Master Teachers Trainer), para LRC (Learning Resources Coordinators), para PBS (Pemandu Bidang Studi), dan juga didampingi oleh nara sumber dan fasilitator dari MAT (Module Adaptation Team) dari DBE-2 Jawa Tengah.
dsc01805.jpg

Hasil dari kegiatan KKG saat ini selain memperoleh pengetahuan baru seperti bagaimana membuat rubrik untuk penilaian otentik, juga muncul banyak ide tentang strategi-strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang dapat digunakan guru untuk membelajarkan siswa. Berbagai ide tentang strategi pembelajaran tersebut muncul dari pengalaman para guru dalam membelajarkan Bahasa Indonesia. Dengan demikian manfaat KKG selain dapat mendapatkan pengalaman baru juga dapat berbagi pengalaman dari masing-masing guru, sehingga khasanah pengetahuan para guru terus meningkat.

Ke depan kegiatan KKG mestinya diformat sebagai kegiatan yang dilakukan secara mandiri oleh para guru untuk meningkatkan kemampuannya. Selain itu KKG adalah merupakan tempat di mana para guru dapat menyelesaikan segala permasalahannya yang berkaitan dengan proses pembelajaran di kelas dengan biaya yang relatif murah.

3 Tanggapan

  1. blog menarik nih

  2. Belajar dengan menyenangkan..?
    yess
    Saya setuju

  3. MOHO DIKIRIM TEHNIK,STRATEGI DAN METODE BELAJAR YANG DAPAT MEMBANGKITKAN GAIRAH BELAJAR ANAK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: