Bank Dunia Lirik Program DBE 2 di Mamajang Kota Makassar

Perwakilan Bank Dunia Berdialog denganMTT Mamajang Kota Makassar

Perwakilan Bank Dunia Berdialog dengan MTT Mamajang Kota Makassar

Hari Jum’at bertepatan  tanggal 19 September 2008,  Stuart Wertor dari World Bank (Bank Dunia), didampingi  Trias Subarkah dari Direktorat Pembinaan TK dan SD Depdiknas Jakarta dan  Thamrin.P dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, mengunjungi Sekolah Binaan DBE 2-USAID Gugus 1 Mamajang Kota Makassar. Kunjungan difokuskan di SD Inpres Bertingkat Mamajang III dan IV serta SD Negeri Mamajang II yang merupakan sekolah inti dan imbas.

Tujuan kunjungan: untuk mencari informasi perkembangan dan kemajuan serta hasil-hasil yang telah dicapai dari program DBE 2 Sulawesi Selatan,khususnya di kota Makassar melalui observasi,diskusi,tanya jawab atau wawancara langsung dengan kepala sekolah,guru-guru dan pengurus Pusat Sumber Belajar Gugus (PSBG) Karya Mandiri Guru. Pertemuan yang berlangsung di ruang PSBG   dalam suasana kekeluargaan. Stuart mewawancarai beberapa orang guru dan kepala sekolah tentang program DBE 2 yang sudah berjalan dan yang sementara berjalan dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.

Hasil pertemuan,sebagaimana yang diungkapkan oleh Wilis Sri Suprapti, ketua gugus bahwa program yang diberikan  telah membawa ke susasana perubahan secara bertahap dari para guru dan kepala sekolah merubah pola pikir dan tindakan mereka dari pembelajaran konvensional ke pembelajaran aktif. Pembelajaran aktif dapat efektif jika ditunjang oleh kemampuan guru menguasai bahan ajar dan memiliki persiapan mengajar yang matang,memahami dan membuat silabus, RPP, Alat peraga Murah,serta mengevaluasi proses dan hasil belajar peserta didik secara autentuik dan melakukan tindak lanjut. Kemampuan itu akan meningkat seiring dengan pembinaan yang dilakukan oleh DBE 2 melalui  program Pelatihan Tim Sekolah (PTS),Kelompok Kerja Guru (KKG),Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), pendampingan atau Bantuan Profesional Sekolah (BPS) baik  Paket Dasar “Pembelajaran Efektif” di 5 Mata Pelajaran Pokok (Matematika, IPA/Sains,Bahasa Indonesia,IPS/PKn,Tematik),serta Paket Adaptasi Pembelajaran IPA/Sains.

Lain halnya yang diungkapkan  Sahariah, Guru SD Inpres Bertingkat Mamajang III, bahwa Program DBE 2 telah memberikan sesuatu yang bermakna untuk merubah kebiasaan guru dalam aktifitas pembelajaran. Hal senada dikemukakan oleh  Asringai dan Ibu Basse Opu Kepala SD Inpres Bertingkat Mamajang IV dan SD Negeri Mamajang II, walaupun  program DBE 2 tidak membawa program baru,tetapi mengembangkan program yang sudah ada di sekolah,terbukti memberikan pengayaan terhadap guru  terutama dalam pembelajaran aktif, efektif dan menyenangkan,yang didukung  ketersediaan Pusat Sumber Belajar Gugus sebagai wadah pertemuan,pengembangan profesi,produksi dan informasi bagi guru dan kepala sekolah untuk terus mengembangkan tugas profesinya.

Diakhir pertemuan, Perwakilan Bank Dunia yang didampingi 2 orang anggota tim berdialog langsung dengan MTT Mamajang, M.Amir Mallarangan seputar program yang dikembangkan di gugusnya dan manfaat atau  outcome yang dihasilkan,tantangan dan peluang program ke depan. Semoga hasil kunjungan perwakilan Bank Dunia memberi “spirit” bagi sekolah binaan DBE 2 di Sulawesi Selatan,khususnya di Kota Makassar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: