Rakor V DBE2 Sul-Sel : Sekali Layar Terkembang Pantang Biduk Surut ke Pantai

Sisi lain dari keseriusan peserta mengikuti Rakor

Sisi lain dari keseriusan peserta mengikuti Rakor

Bekerja bersama di Program DBE2 Sulawesi-Selatan membutuhkan semangat “Sekali layar Terkembang Pantang Biduk Surut ke Pantai”, yang bermakna program yang telah dan akan berjalan bagaikan layar yang sudah terbentang menuju lautan, tidak akan kita kembali ke pantai sebelum meraih kesuksesan dalam mengarungi lautan. Ibarat perahu layar, saat ini sudah berada dilaut lepas, segala tantangan gelombang dan badai dalam kurun waktu 4 tahun keberadaannya di Propinsi Sulawesi Selatan dapat dilalui.

Tujuan dari perjalanan panjang perahu layar adalah mencapai pantai idaman yaitu kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar dan Taman Kanak-Kanak yang tersebar di 9 Kabupaten/Kota di Propinsi Sulawesi Selatan. Program yang diibaratkan perahu layar tadi didasarkan pada pemikiran bahwa Propinsi ini adalah “Wilayah Bahari”. Banyak “duka” yang telah terjadi, tetapi lebih banyak “suka” yang telah dilahirkan program hibah yang diluncurkan USAID melalui program Decentralized Basic Education di tanah yang dihuni oleh 4 etnis besar (Bugis,Makassar,Mandar, dan Toraja).

Suasana penuh kekeluargaan dan keceriahan dalam Rakor V

Suasana penuh kekeluargaan dan keceriahan dalam Rakor V

Rangkaian perjalanan panjang program ini, diapresiasikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) ke-5 yang berlangsung di Kota Niaga Parepare yang berjarak kurang lebih 150 km dari Kota Makassar, tanggal 9 sampai 11 Pebruari 2009, diikuti oleh seluruh staf mulai MTT sampai PC dalam satu “Keluarga Besar” DBE2 Sulawesi Selatan.

Tujuan Rakor adalah mereview program yang telah dan yang akan dilaksanakan di berbagai kabupaten/kota dalam rangka sustainable program melalui proram reflikasi dengan tetap menjaga mutu program yang telah dilahirkan selama ini, baik program paket pelatihan maupun program PSBG, dan Intel Teach dan DALI.

David Ehrmann, dalam sambutan acara pembukaan mengemukakan bahwa seluruh Staf DBE2 Sul-Sel telah memberikan konstribusi positif terhadap keberhasilan program. Yang terpenting adalah menjaga program agar tetap stabil dan berterima di seluruh kabupaten/kota binaan dengan tetap menjaga kesinambungan dengan melibatkan stakeholders di daerah masing-masing untuk mereflikasi dan dalam rangka transisi program.

Salah satu point penting yang dilahirkan di Rakor kali ini adalah semua anggota tim MTT kabupaten/kota menunjukkan komitmen dan ineterst untuk tetap menjaga semangat kerja dan kerjasama mengawal program yang tidak lama lagi memasuki masa transisi, terutama bagi Cohort 1 yang terdiri dari kabupaten Jeneponto, Pangkep, Soppeng, Enrekang, dan Kota Palopo. Sebagaimana hasil pemaparan laporan setiap kabupaten/kota tentang perkembangan gugus sekolah binaan, PSBG, reflikasi program yang telah dan yang akan dilaksanakan tahun 2009 ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: