"Bom Meledak" di Balik Pintu Saat Pelatihan Tim Sekolah Paket Adaptasi Matematika (Bagian I)

Suasana PTS Paket Adaptasi Matematika dalam energizer/game "bommm"

Suasana PTS Paket Adaptasi Matematika dalam energizer/game "bommm"

Paket Adaptasi Matematika telah diluncurkan secara resmi di gugus binaan DBE2 Cohort II yang meliputi kabupaten Pinrang, Sidrap, Luwu, dan Kota Makassar. Banyak kisah atau cerita menarik terjadi dalam peluncuran perdana paket ini di Pelatihan Tim Sekolah (PTS), seperti di Gugus 1 Mamajang Kota Makassar, tanggal 17 sampai 19 Pebruari 2009, yang diikuti oleh 8 SD/MI binaan dengan rincian: Pengawas, Komite Sekolah, Guru dan Kepala  Sekolah.

Mendengar ”bom meledak”, maka yang terlintas dipikiran adalah teroris atau aksi makar, maka saat itu polisi atau pihak yang berwenang bereaksi cepat. Sorotan dari berbagai kalangan dan belahan dunia dapat dipastikan ramai, dan menjadi menu media massa sebagai berita hangat dan heboh. Lain halnya di PTS kali ini, walaupun bom meledak berkali-kali di balik pintu, tapi tak ada satu orangpun yang terluka, meninggal ataupun shock apalagi trauma berat, melainkan sebaliknya, semakin banyak bom meledak maka semakin cerialah peserta. Suasana yang berbanding terbalik dengan kata bom meledak yang sesungguhnya.

Cerita sesungguhnya adalah sesi-sesi PTS padat dan menguras waktu, tenaga dan emosi peserta. Agar suasana pelatihan menjadi menyenangkan sesuai motto yang diemban “Pembelajaran Matemátika Menyenangkan”, maka fasilitator mengeluarkan jurus-jurus pamungkas sebaga ice breaker ataupun energizer. Ternyata game “bom meledak” yang paling menarik disajikan.

Salah seorang fasilitator mempersilahkan seluruh peserta untuk berdiri, lalu membuat barisan berbentuk lingkaran. Fasilitator menjelaskan aturan main dari game ini. Setiap orang/peserta berhitung mulai 1 dan seterusnya sampai semua peserta mendapat angka atau nomor. Setiap kelipatan tiga, maka peserta secara spontan berteriak 1…,2…,bommm…,4…,5…,bommm… dan seterusnya. Saat peserta gagal atau kaku dan bingung mengucapkan kata bommm saat gilirannya, dengan spontan seluruh peserta tertawa, dan yang bersangkutan gugur kena bom alias keluar dari arena game, demikian seterusnya sampai tersisa tiga orang dan dinobatkan sebagai juara.

PTS terasa kurang lengkap jika tidak dilengkapi dengan nyanyian syahdu untuk menggairahkan kembali peserta. Pilihan lagu ”dibalik pintu” yang dinyayikan di hari terakhir pelatihan oleh masing-masing perwakilan tim sekolah. Disela-sela nyanyian itu, sebagian peserta nyelutup ”bommm”. Jadilah bom meledak di balik pintu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: