Tanpamu Aku Akan Layu

Ibu Nurmiyatin, PBS Tematik, Gugus Borobudur Banjarejo, Blora.

Ibu Nurmiyatin, PBS Tematik, Gugus Borobudur Banjarejo, Blora.

Tanpa pamrih perjuangan yang mereka lakukan, jerih payah tanpa lelah yang mereka terima tidak sesuai dengan pengorbanannya. Coba bayangkan ! demi tugas yang mereka emban, mereka rela melakukan perjalanan jauh untuk membuat persiapan materi yang akan mereka sampaikan esok hari. Anak, suami maupun istri mereka tinggalkan demi tugas yang mereka emban. Namun semua itu mereka lakukan demi kemajuan pendidikan di gugus Borobudur khususnya dan umumnya bangsa Indonesia tercinta ini.

Waktu melaksanakan kewajiban banyak rekan – rekan yang mencemooh, bahkan menuduh hal-hal yang negatif kepada mereka, namun dengan penuh ketabahan dan kedisiplinan yang tertanam di benak mereka, semua itu dapat mereka lalui dengan tabah, tawakal, dan selamat. Dengan bermodalkan belajar dan belajar, mereka harus dan selalu siap untuk menerima seribu pertanyaan dari para peserta pelatihan, namun semua itu akan membuat mereka menjadi orang yang kuat, dan tidak mudah terpengaruh oleh orang-orang yang ingin menjatuhkan/meremehkan mereka.

Mereka itu adalah seorang PBS (Pemandu Bidang Studi), tanpa kehadiran mereka-mereka dalam pelatihan, tidak mungkin acara pelatihan akan dapat berjalan dengan lancar. Bagaimana tidak ! meraka harus menyiapkan tempat pelatihan, menyiapkan materi pelatihan, dan sekaligus siap menjadi fasilitator, namun mereka merasa bangga meskipun hanya dengan menerima imbalan uang transport sekedarnya. Bagi mereka uang bukan segalanya, tetapi ilmu dan pengalaman itulah yang sangat berharga bagi mereka.

Demilkian sepenggal cerita dari PBS yang dengan penuh pengorbanan siap untuk memajukan pendidikan, terutama di Gugus Borobudur, Banjarejo, Kabupaten Blora.

Ditulis oleh : Ghani ( MTT Gugus Borobudur Banjarejo )

2 Tanggapan

  1. Sebuah penghormatan yang jujur kepada teman-teman yang ingin maju. Benar pak Gani, motivasi terus mereka (PBS), karena ditangan merekalah Blora akan bisa berubah

  2. Ini dia guru-guru kita yang sebenarnya. Ini akan sangat bagus kalau aktifitas “para pejuang” ini selalu direkam dalam bentuk apapun, termasuk dalam bentuk tulisan seperti ini. Sukses Blora…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: