BANTUAN PROFESIONAL SEKOLAH PAKET MATEMATIKA: UPAYA MENGUBAH KEBIASAAN GURU DI TENGAH-TENGAH KEGELISAHAN MENURUNNYA KUALITAS PENDIDIKAN.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan PTS, KKKS dan KKG I Paket Pendalaman Pembelajaran Aktif Untuk Mata pelajaran Matematika (Paket Adaptasi Matematika), Tim fasilitator (MAT/MIT) melakukan kegiatan pendampingan sekolah atau Bantuan Profesional Sekolah (BPS) di kabupaten Sidenreng Rappang dan Luwu Propinsi Sulawesi Selatan, tanggal 30 Maret sampai 2 April 2009, yang didahului dengan konferensi sekolah tanggal 29 Maret 2009, bertujuan untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada para guru, kepala sekolah, pengawas dan anggota komite sekolah dalam mengaplikasikan keterampilan dan pengetahuan yang mereka pelajari di pelatihan. Sub-tim fasilitator (MAT/MIT) akan mengunjungi sekolah-sekolah untuk melakukan pengamatan pembelajaran selama satu hari penuh, mengkaji tugas-tugas yang diberikan pada saat pelatihan, mengadakan pertemuan dengan tim sekolah dan memberikan arahan dan umpan balik kepada para guru.

Tujuan utama dari pendampingan sekolah adalah untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada para guru pada saat mereka mencoba untuk mengimplementasikan apa yang mereka dapat dari pelatihan. Pendampingan Sekolah ataupun kelas diberikan dalam rangka memberikan bantuan dan dukungan kepada para guru dan kepala sekolah. Kegiatan ini merupakan satu komponen sangat penting dalam paket pelatihan Paket Matematika. Usaha ataupun komitmen untuk kegiatan ini haruslah melebihi atau sama dengan yang diberikan untuk pelatihan-pelatihan sebelumnya. Ada dua alasan mengapa pendampingan sekolah itu penting:
1) Para guru dan kepala sekolah mengharapkan anda mendatangi sekolah mereka dan karenanya mereka akan bersiap-siap dengan segera menerapkan apa yang mereka peroleh di pelatihan. Mereka akan berusaha untuk menyelesaikan dan mulai mengaplikasikan rencana tindak lanjut yang telah dibuat. Mereka juga akan meningkatkan lingkungan kelas dan lain sebagainya. Ini merupakan sesuatu yang memang kita harapkan dapat terwujud setelah pelatihan. Apabila kita tidak melakukan pendampingan, besar kemungkinan kegiatan-kegiatan untuk mewujudkan perubahan di atas tidak akan pernah terjadi.
2) Pemberian dukungan secara langsung kepada para guru berkaitan dengan tantangan yang mereka hadapi dalam melakukan pembaharuan merupakan sesuatu yang sangat berharga. Anda tidak hanya membantu mereka dalam mengaplikasikan dan meningkatkan ketrampilan baru mereka, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri mereka bahwa ternyata pembelajaran di kelas mereka dapat ditingkatkan menjadi pembelajaran aktif.
Pengalaman menarik bersama guru-guru di pelosok pedesaan memberikan inspirasi bagi tim untuk terus mengkaji dan menemukan solusi dari setiap masalah yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Hal yang menarik dari kegiatan pendampingan adalah mengubah kebiasaan guru dari skedar mengajar menjadi belajar dari proses pembelajaran yang mereka lakukan, mengubah kebiasaan dari sekedar menyampaikan pembelajaran secara tekstual menjadi kontekstual, dari konvensional menjadi profesional.

Pembelajaran kontekstual terbalut dalam model dan strategi serta metode pembelajaran yang bernuansa “active learning” bukan hanya menjadi hiasan dibibir semata, melainkan menjadi icon kegiatan pembelajaran Matematika dengan memanfaatkan Alat Peraga Murah di sekolah-sekolah binaan DBE2, mutlak menjadi “blue print” program agar dapat berkelanjutan pasca selesainya proyek ini, agar kualitas pendidikan yang menjadi “entry point” akan terwujud sesuai harapan bersama menuju pendidikan Indonesia yang berkualitas dan memiliki daya saing.

Indrawati,S.Pd, salah seorang guru SD di Belopa kabupaten Luwu patut dijadikan contoh dalam membelajarkan siswanya

Indrawati,S.Pd, salah seorang guru SD di Belopa kabupaten Luwu patut dijadikan contoh dalam membelajarkan siswanya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: