British Council Sharing Pengalaman Bersama DBE 2-USAID Sul-Sel

Berbagi pengalaman dengan rekan atau lembaga yang menggeluti bidang yang sama sungguh mengasyikkan. Toto Purwanto, Program Manager/Education Management dan Governent British Council yang mengembangkan program Pendidikan Dasar di Teluk Bintuni Propinsi Papua Barat menyempatkan diri berkunjung di Pusat Sumber Belajar Gugus (PSBG) Karya Mandiri Guru-Mamajang Kota Makassar, untuk berbagi pengalaman dengan Pengurus PSBG, Kepala Sekolah, dan MTT, serta DLC DBE 2 Sulawesi Selatan.

Toro Purwanto di sela-sela kunjungan memaparkan pengalaman dalam mengelola program pengembangan Pendidikan Dasar di Teluk Bintuni dan keingintahuannya dengan program yang dikelola DBE2. Membangun pendekatan penyadaran dan memotivasi guru untuk memiliki interest yang kuat di dalam program adalah point penting dalam diskusi menarik di ruang PSBG. Keseriusan Toto Purwanto menggali informasi seputar pengalaman guru, kepala sekolah dan pengurus PSBG melaksanakan program kerja, tantangan yang dihadapi dan prospek pasca selesainya program DBE 2 di Sulawesi Selatan.

Menurut Kadri Karim Ketua PSBG, bahwa mengajak guru dan siswa untuk memanfaatkan PSBG memiliki tantangan tersendiri, terutama memanfaatkan waktu luang untuk berkunjung dan menggunakan bahan dan alat di PSBG, harus punya kiat tersendiri. Pertama, memperkenalkan mereka akan fungsi PSBG, manfaaat bagi kualitas pembelajaran dan starter kits yang tersedia yang dapat mendukung kegiatan pembelajaran guru di sekolah. Kami harus ber bukti terlebih dahulu, dan meyakinkan rekan guru.

Lain halnya yang disampaikan, Samsuddin, MTT 2 Mamajang kepada Toto Purwanto, bahwa pemanfaatan PSBG sesuai fungsinya, antara lain sebagai tempat pertemuan dan produksi, seperti pelatihan dan penggunaan starter kits, kegiatan pembuatan alat peraga murah dan pemanfaatan bahan ajar berbasis ICT dalam pembelajaran, yang harus dijadual dan diaptasikan dengan kegiatan guru di sekolah agar tidak saling mengganggu dan tumpang tindih. Program PSBG ada juga yang dilakukan secara mandiri untuk membiasakan guru dan kepala sekolah berswadaya atau swadana melakukan kegiatan. Pengalaman yang didapatkan oleh Toto Purwanto, menjadi bekal untuk memperkuat program di Teluk Bintuni. Diskusi menarik  serta informasi berharga dari sekolah binaan dan PSBG di Makassar dengan pengalaman mengelola program pendidikan dasar menjadi entry point bagi kemajuan pendidikan di Makassar dan Teluk Bintuni.

Harapan yang diikrarkan bersama antara Toto Purwanto dengan Tim DBE2 yang mendampingi  adalah keinginan kuat untuk tetap eksis dan berkelanjutan serta program ini mendapat yang layak dan berkelanjutan, walaupun DBE2-USAID telah meninggalkan Makassar atau British Council meninggalkan Teluk Bintuni. Suatu keinginan luhur yang perlu disambut oleh pengurus PSBG di seluruh binaan DBE2.

Toto Purwanto dari British Council, Teluk Bintuni Papua Barat berbagi pengalaman dengan pengurus PSBG

Toto Purwanto dari British Council, Teluk Bintuni Papua Barat berbagi pengalaman dengan pengurus PSBG

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: