NUANSA “MBAH SURIP” DI PAWAI KARNAVAL KAB. BLORA

Pagi sampai sore  Rabu,19 Agustus 2009 . Mulai start dari Alun-alun ,Jalan Pemuda, jln Gunandar, Reksodiputro, Maluku, Nusantara , KHA Dahlan , Abu Umar sampai Finish di depan gedung DPRD  Jln A Yani Blora  sangat padat dengan kendaraan beraneka warna .

IMG_0497Kendaraan hias dengan tokoh fenomenal “Mbah Surip” Karya siswa dan guru SMP Kristen Blora

Seperti pawai di tahun-tahun sebelumnya  sepertinya kreatifitas  dari warga Blora seperti tidak ada habis-habisnya , tak tanggung –tanggung  dana yang di keluarkan dari masing-masing institusipun  cukup besar, seperti yang di ungkapkan oleh SMA Katolik  Blora untuk mendanai karnaval ini  habis  sampai  12 – 15 juta.

Pawai  yang di ikuti  oleh semua instansi, institusi dan  warga masyarakat ini  merupakan agenda tetap  tahunan dalam rangka  memperingati hari Kemerdekaan Indonesia. Yang pada tahun ini menginjak usia ke 64.

IMG_0534Kendaraan Hias dengan tokoh Hanoman   karya  siswa dan guru SMP Muhammadiyah Blora

Yang menjadi beda  pada perayaan kali ini  karena  “Nuansa Mbah Surip” begitu kental  mewarnai  ajang kreatifitas pesertanya,  banyak dari berbahagai  institusi pendidikan (Disdik) , sekolah dan warga kelurahan mengusung  tokoh fenomental ini sebagai  tema dari  barisannnya. Lagu “Tak Gendong  dan  “Bangun Tidur” menggema  di sepanjang jalan yang dilalui iring-iringan pawai.

Ada yang unik , dan perlu di acungi jempol, adalah karya  dari warga RW XII Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Cepu, dalam arak-arakan  pawai di sepanjang  jalan selalu menampilkan kesenian dan permainan tradisional, yang mungkin sekarang ini bagi kita generasi  muda sudah tidak mengenalnya., seperti permainan  cublak-cublak suweng, gobak sodor, serta lagu Ilir-ilir yang di masa lalu sering dinyanyikan masyarakat pedesaan di halaman  rumah  saat bulan purnama tiba.

Iring-iringan berikutnya   sayup-sayup terdengar  suara drumband,  namun jika dicermati kedengaran  seperti suara  alat musik konvensional, memang  suara merdu tsb datang dari  barang bekas rumah tangga, seperti botol ,gallon , tutup panci, kaleng , dan sendok sayur, kreatif, indah, lucu , entah kata – kata apa yang bisa kita ungkapkan  susah rasanya untuk mendiskripsikannya .

Tak kalah  uniknya tampilan dari anak-anak muda warga Kauman , selain menggotong ‘replika mobil tahanan’  yang bertuliskan ‘Penjara Gembong Teroris Nurdin M Top’. Di belakangnya mereka menyanyikan  lagunya mbah Surip Tak Gendong yang diplesetkan syairnya menjadi…..Tak…Ebom…di mana-mana….Tak Ebom …di mana-mana. Mau tidak mau membuat tertawa  , minimal tersenyum simpul siapapun yang mendengar dan melihatnyanya. Ada… ada …saja….weleh…weleh….

IMG_0505Kendaraan Hias Replika Tahanan   Teroris Nurdin M Top.

Akhirnya yang meraih juara  di ajang pawai tujuh belasan tahun ini , adalah,    warga  RW XII  Kelurahan  Sidomulyo Kecamatan Cepu,  hadiahnya berupa 1 ekor sapi betina yang di serahkan langsung  di Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Cepu oleh Kabag Perekonomian  Blora ,Ibu  Wahyu Agustin,SE di dampingi oleh Kabag Humas Pemkab Blora,  Ibu Hurip Indriani,SE. Sedangkan  hadiah untuk juara-juara lainnya di serahkan oleh Bupati Blora Bpk RM Yudi Sancoyo,MM   seusai  apel pagi di halaman  Kantor Bupati Blora tanggal 25 Agustus 2009 yang  baru lalu.

Di tulis : Ninik (PSBG  Dwarawati  Kabupaten  Blora)

2 Tanggapan

  1. Mampir + minta postnya….
    =)

  2. sidomulyo memang tempatnya orang orang kreatif…maju terus kampungku…!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: