Alat Peraga Murah: Pemantik Api

Dari energi cahaya matahari, kita dapat menghasilkan api. Cara yang paling mudah menghasilkan api dari cahaya matahari adalah dengan mengumpulkan berkas-berkas cahaya matahari tersebut ke satu titik menggunakan lensa.Kita dapat membuat alat peraga murah untuk menunjukkan prinsip pembuatan api dari cahaya matahari dan menggunakannnya dalam pembelajaran.

Para guru di PSBG Dirgantara yang berada di Kecamatan Bener Kapupaten Purworejo telah menciptakan alat peraga semacam ini. Mereka menyebutnya: Pemantik Api. Berikut gambaran umum dan cara pembuatan alat peraga tersebut.

Catatan: Tulisan mengenai alat peraga murah Pemantik Api ini dikutip dari WIYATA Newsletter Edisi 7- Juli 2010.

7 Tanggapan

  1. Wah informasi yang bagus pak! Terima kasih atas informasinya! Keep posting!

  2. Kreatif…tapi kalau cahaya kurang?

    But wajib dihargai…kembangkan yang lain dong……

  3. Tampaknya memang peraga ini cocok jika dipakai di luar ruang kelas, dan ketika sinar matahari cukup. @Pak Elang, terima kasih atas masukannya.

  4. setelah sekian lama menanti karya apm terbaru ,akhirnya lahir juga sebuah karya yang sangat menarik dan bermanfaat bagi kita semua , salut untuk bapak

  5. Menarik… terutama untuk anak-anak yang menjadi tahu alternatif mendapatkan api selain dari kompor gas (krn sudah ada pemantiknya) atau korek… Tidak semua orang tua mengajarkan hal-hal menarik disekitar kita… I like it…

  6. Wah tampaknya apm pemantik api cukup menarik, trimks atas infonya

  7. saya sangat tertarik dengan inovasi ini untuk pembelajaran sederhana tapi oke…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: