Science Games 1

Fenomena kehbotolidupan sehari-hari sebenarnya merupakan praktik penerapan konsep-konsep IPA. Mulai bangun tidur, jalan kaki menuju ke dapur, memasak, pergi ke sekolah, beristirahat dan sebagainya merupakan praktik sehari-hari yang selalu memanfaatkan konsep-konsep IPA.

Terkadang kita terheran-heran ketika mendapati fenomena aneh yang terjadi di sekitar kita. Misalnya ketika ada pelangi. Mengapa bisa terjadi peristiwa itu? Atau ketika kita melihat sulapan yang menakjubkan, mungkin dihati kita bertanya-tanya kenapa bisa begitu.

Berikut merupakan beberapa contoh permainan IPA di sekolah dasar yang bisa digunakan oleh guru SD/MI untuk pembelajaran IPA di dalam kelas:

Permainan 1

Eksperimen 1:

  1. Siapkan 4 buah botol kosong bekas minuman ringan atau botol yang bening.
  2. Isilah botol ke-1 dengan air panas yang berwarna, anda bisa menggunakan teh, kopi atau pewarna lain. Semakin pekat semakin baik. Isilah botol ke 2 dengan air putih yang panas.
  3. Isilah botol ke-3 dengan air dingin yang berwarna, jika perlu diberi es batu. Isilah botol ke 4 dengan air putih dingin.
  4. Ambillah botol ke-3 dan letakkan di atas meja. Kemudian tutuplah botol ke-2 dengan kertas lilin atau plastik dengan rapat agar tidak tumpah saat dibalik.
  5. Baliklah botol ke-2 sehingga mulut botol menempel pada mulut botol ke-3 (lihat gambar di samping)
  6. Ingat botol air panas berada di atas.
  7. Kepada semua yang hadir tanyakan siapa yang bisa mencampur kedua air berwarna dan putih tersebut tanpa harus menggerakkan botolnya?
  8. Pasti tidak ada yang bisa.

eksperimen 2:

Tibalah saatnya anda beraksi

  1. Ambillah salah botol ke 1 dan taruh di atas meja. Kemudian tutuplah botol ke-4 dengan kertas lilin atau plastik dengan rapat agar tidak tumpah saat dibalik.
  2. baliklah botol ke-4 dan tumpangkan dengan mulut botol saling beradu dengan botol ke-1.
  3. Ingat botol air panas berada di bawah.
  4. Dengan pura-pura mengerahkan suatu tenaga dalam, maka air berwarna tersebut pelan-pelan akan naik dan bercampur menjadi satu dengan air putih.

Mengapa bisa demikian? Jawabannya ada  di sini

Iklan

Tutorial Melindungi Komputer dari Serangan Virus Menggunakan AVG Free 8.0

Logo AVG Free 8.0

Logo AVG Free 8.0

Setiap komputer di sekolah maupun PSBG sangat rentan terhadap serangan virus. Serangan virus pada komputer dapat mengganggu kinerja komputer, biasanya gejala-gejala yang muncul adalah komputer menjadi lambat ketika menjalankan program/aplikasi, kemudian aplikasi yang telah di instalasi tidak dapat dijalankan, bahkan terdapat beberapa virus yang mampu untuk merusak dokumen yang telah kita buat sehingga tidak dapat dibuka.

Agar komputer terhindar dari serangan virus, hendaknya kita melengkapi komputer yang ada dengan program antivirus. Dalam tutorial ini akan dibahas bagaimana melindungi komputer Anda dari serangan virus menggunakan program antivirus AVG Free 8.0. Kelebihan dari antivirus AVG Free Edition ini adalah mampu mendeteksi berbagai virus lokal yang seringkali lolos saat dipindai (scan) oleh antivirus yang lain.

Antivirus AVG Free Edition yang digunakan dalam tutorial ini adalah versi 8.0 untuk sistem operasi Windows XP dan Vista yang dapat di-download gratis lewat situs webnya. Untuk menginstal dan memindai virus menggunakan antivirus AVG Free Edition dijelaskan dalam tutorial yang dapat di download di bawah ini.

Download Tutorial Disini

Tips: Menjadi Fasilitator Idola

Sunarto Fasilitator Idola

Sunarto Fasilitator Idola

Menjadi fasilitator sekarang semakin diminati banyak orang. Menjadi fasilitator mempunyai gengi tersendiri, karena mulai menjadi publik figur (walau masih terbatas pada peserta pelatihan). Dia mulai akan banyak dikenal orang. Dan yang paling penting adalah seorang fasilitator dapat terus mengupdate pengetahuannya agar tidak pernah ketinggalan. Menjadi fasilitator lebih bisa mengekspresikan diri dengan lebih leluasa dan sekaligus mendapatkan tempat yang tepat untuk itu. Banyak orang yang ingin mengekspresikan diri, namun tidak pernah mendapatkan tempat yang tepat, dan jika itu dipaksakan maka akan menjadi lucu atau bahan tertawaan orang. Ambil contoh seorang santri yang sudah lama menuntut ilmu, tentu dia suah banyak menguasai berbagai ilmu keagamaan. Berbagai ilmu dan ide yang dia peroleh tentu butuh tempat untuk mencurahkan itu semua, namun kepada siapa? andaikan saja tidak ada jamaah yang siap mendengarkannya.

Pada saat berekspresi dengan segala kemampuan dan pengetahuannya, seorang fasilitator akan semakin bersemangat kalau mendapatkan apresiasi yang bagus dari para peserta pelatihannya. Apresiasi yang bagus dari peserta pelatihan akan meningkatkan andrenalis seorang fasilitator, sehingga justru semakin meningkatkan kreativitas dan kelancarannya dalam memfasilitasi.

Untuk selalu surfive dalam memberikan fasilitasi, seorang fasilitator hendaknya memperhatikan 2 hal yaitu penampilan dan IM3 (Ice Breaking, Materi, Metode dan Media). Dalam Kesempatan ini saya akan membahas tentang penampilan yang harus diperhatikan seorang fasilitator:
Penampilan yang harus diperhatikan seorang fasilitator meliputi beberapa aspek, yaitu:

Ingin tahu lebih banyak silahkan baca di FASILITATOR IDOLA
atau Baca lebih lanjut

MANAGEMENT GENGSI

A. Pendahuluan
Ingatkah anda tayangan film Tai chi Master ? Film itu dibintangi oleh Jet Lee. Dalam film itu dikisahkan bahwa untuk mengalahkan sebuah kekuatan yang besar tidak bisa dilawan dengan kekuatan yang besar pula. Apalagi hanya dilawan dengan tenaga seadanya dan dengan teknik yang seadanya pula.
Dikisahkan dalam film Tai Chi Master bahwa melihat lawannya yang jauh lebih kuat dan lebih tinggi teknik kungfunya, maka Jet Lee mempelajari Jurus Tai Chi, yaitu jurus yang memanfaatkan tenaga lawan untuk melumpuhkan lawan itu sendiri. Misalnya saat lawan memukul tidak perlu dihadapi dengan pukulan juga atau tangkisan, namun cukup menarik tangan lawan yang digunakan untuk memukul tersebut. Dengan demikian tenaga yang dibutuhkan jauh lebih kecil tetapi menghasilkan efek yang sangat besar karena memanfaatkan tenaga lawan pada saat memukul. Justru tenaga yang kita gunakan adalah untuk menambah daya lontar tangan saat memukul. Saking kuatnya memukul ditambah gaya tarikan yang kita berikan hasilnya justru lawan terpelanting jatuh ke depan.
Kisah itu menginspirasi penulis untuk menulis buku ini. Ternyata dalam kehidupan sehari-hari kita juga menjumpai banyak kesamaan dengan kisah Tai Chi Mater. Pada saat ini disaat pemerintah mencanangkan pendidikan gratis untuk untuk SD dan SLTP karena kondisi ekonomi rakyat yang masih memprihatinkan, di sisi lain beberapa sekolah muncul dengan mencanangkan SD maupun SMP TERPADU (maaf saya plesetkan menjadi akronim dari TERpaksa PAkai DUit). Beberapa sekolah swasta justru muncul dengan icon mahal dan berkelas. Tetapi anehnya semakin mahal suatu sekolah justru semakin diminati, bahkan menjadi rebutan. Kita mungkin juga sering melihat fenomena yang terjadi disekitar kita. Saat tukang sayur menjual dagangannya di lapak kaki lima tentu semua orang tahu bahwa dagangannya jauh lebih murah dibanding sayuran yang ada di supermarket. Namun kenapa sayuran yang ada di super market lebih diminati? Bahkan sering kita sendiri mengalami saat membeli sayuran di supermarket harga berapapun tanpa pikir panjang langsung kita bayar, namun saat membeli di tukang sayur seberapa murahnya dagangan yang mereka jual, kita pasti menawarnya.
Banyak hal di dunia ini yang menggambarkan penyimpangan dari sintesis umum. Logika mengatakan misalnya semakin murah harga barang yang dijual maka akan semakin laku dagangan tersebut. Berdasarkan contoh tersebut di atas, maka teori tersebut tidaklah selalu berlaku dalam situasi tertentu. Semakin menguntungkan suatu usaha mungkin semakin banyak diminati orang. Sintesis ini juga tidak selamanya benar. Ambil contoh dalam kasus menabung di bank. Mengapa orang yang menabung di BKK atau koperasi sangat terbatas? Padahal di situ lebih banyak memberikan keuntungan jika dilihat dari suku bunga tabungan. Sementara mengapa semakin hari semakin banyak nasabah BCA yang justru memberikan suku bunga yang relatif lebih kecil. Kenapa bisa demikian?

Gejala tersebut adalah sebagai akibat bertambahnya kesejahteraan manusia. Ketika kebutuhan primer sudah tercukupi, maka manusia cenderung akan mengejar kebutuhan-kebutuhan lain yang lebih tinggi tingkatnya. Menurut Abraham Maslow manusia mempunyai lima kebutuhan yang membentuk tingkatan-tingkatan atau disebut juga hirarki dari yang paling penting hingga yang tidak penting dan dari yang mudah hingga yang sulit untuk dicapai atau didapat. Motivasi manusia sangat dipengaruhi oleh kebutuhan mendasar yang perlu dipenuhi.

Kebutuhan maslow harus memenuhi kebutuhan yang paling penting dahulu kemudian meningkat ke yang tidak terlalu penting. Untuk dapat merasakan nikmat suatu tingkat kebutuhan perlu dipuaskan dahulu kebutuhan yang berada pada tingkat di bawahnya.

Lima (5) kebutuhan dasar Maslow – disusun berdasarkan kebutuhan yang paling penting hingga yang tidak terlalu krusial :

1. Kebutuhan Fisiologis
Contohnya adalah : Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah, dan kebutuhan biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya.
2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan
Contoh seperti : Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya.
3. Kebutuhan Sosial
Misalnya adalah : memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, dan lain-lain.
4. Kebutuhan Penghargaan
Contoh : pujian, piagam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya.
5. Kebutuhan Aktualisasi Diri
Adalah kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya.

sejalan dengan perkembangan zaman, ternyata pemenuhan kebutuhan tidak selalu berurutan dari yang terrendah sampai yang paling tinggi. Gejala baru menunjukkan semakin banyaknya masyarakat yang setelah kebutuhan fisik/ biologis terpenuhi, mereka cenderung untuk mencukupi kebutuhan yang ke 4 dan ke-5. Kabutuhan ke-4 dan ke-5 biasanya terintegrasi dalam satu sifat yang namanya HARGA DIRI atau GENGSI. Dengan demikian Gengsi saat ini sudah merupakan kebutuhan pokok yang ke-2 setelah kebutuhan pokok terpenuhi.

Gejala ini ditangkap dengan baik oleh para pengusaha untuk mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya. Lihat saja ketika ketela goreng disajikan dalam piring siapa yang mau membeli? Namun ketika ketela goreng dikemas dan diberi nama Qtela disertai dengan iklan yang menarik 3 milyar bisa diperoleh dalam setiap bulannya. Begitu juga siapa yang mau membeli rokok dengan tembakau asli hasil tanaman sendiri dan dilinting sendiri? Bukankah kualitasnya sangat bagus (terutama bagi perokok)? Namun Kenapa mereka lebih suka membeli rokok Djarum Super, Gudang Garam atau merk terkenal lainnya? Jawabnya adalah GENGSI.

Apakah GENGSI dapat kita manfaatkan untuk mengelola dunia pendidikan. Jawabnya SANGAT BISA dan BANYAK CARA. Mulai dari cara yang paling elegan sampai dengan cara murah dapat kita lakukan untuk menumbuhkan HARGA DIRI (GENGSI) yang tinggi sehingga menguntungkan upaya kita dalam mengelola pendidikan. Contoh cara menumbuhkan GENGSI yang elegan bahkan mahal dalam mengelola pendidikan, misalnya dengan membangun sekolah yang mewah, berkualitas, disiplin tinggi dan mahal. Namun untuk menumbuhkan GENGSI masyarakat juga bisa dilakukan dengan cara memuji bahkan mengejek mereka. Tentu yang terakhir ini perlu teknik-teknik tertentu sehingga yang muncul bukanlah kemarahan, namun cukup pada level bagaimana mereka menunjukkan rasa harga dirinya.
Bagaimana teknik untuk menumbuhkan GENGSI pada orang lain, sehingga dengan GENGSI itu justru dapat memberikan sumbangan yang cukup besar terhadap program yang telah kita tentukan ?
Anda Penasaran ?
(bersambung)

C. Harga Diri
D. Mengelola gengsi orang lain.
E. Bagaimana menyentuh gengsi seseorang
F. penutup

Tutorial OpenOffice Berbahasa Indonesia

Bagi anda yang menginginkan solusi murah aplikasi perkantoran (office) untuk perangkat komputer dan laptop PSBG (Pusat Sumber Belajar Gugus) tidak ada salahnya mencoba aplikasi office gratis OpenOffice.org. Meskipun gratis, fitur aplikasi perkantoran yang tersedia tidak kalah hebat dengan aplikasi berbayar semacam Microsoft Office. Bagi pengguna baru, yang belum pernah menggunakan aplikasi ini pasti akan mengalami kesulitan dalam pengoperasiannya, untuk itu kami menyediakan referensi bagi anda yang ingin menggunakan aplikasi ini, berupa tutorial penggunaan OpenOffice berbahasa Indonesia. Manual (petunjuk penggunaan) OpenOffice ini dibuat oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan bebas untuk di-download dan disebarluaskan. Berikut ini adalah daftar tutorial dalam format e-book (PDF) yang tersedia :

Cover Buku dan Daftar Isi :

Tutorial OpenOffice Writer (padanan Microsoft Office Word) :

Tutorial OpenOffice Calc (padanan Microsoft Office Excel) :

Tutorial OpenOffice Impress (padanan Microsoft Office PowerPoint) :

Tutorial OpenOffice Base (padanan Microsoft Office Access) :

Untuk mendownload caranya, klik kanan pada tulisan Download pada masing-masing materi, lalu pilih Menu Save Target As (di Internet Explorer) atau Save Link As (di Mozilla Firefox). Untuk membaca e-book yang ada Anda memerlukan aplikasi PDF Reader semacam Adobe Reader atau aplikasi sejenis. Selamat Belajar!

Alat Peraga Murah : Kincir Berhitung, Menara Bernyanyi

Alat Peraga Murah (APM) ini dikembangkan oleh PSBG Sultan Fatah, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Propinsi Jawa Tengah. Alat peraga yang diberi nama “Kincir Berhitung, Menara Bernyanyi” ini merupakan alat peraga pembelajaran multi fungsi, dapat dipergunakan untuk kelas awal berupa pembelajaran tematik, maupun dalam pembelajaran¬†di kelas tinggi.

Pada kelas awal, siswa diperkenalkan benda bergerak maupun tidak bergerak, dapat meningkatkan pemahaman anak dalam mengenal angka, dan tanda peringatan berupa bunyi serta berbagai macam hewan darat dan hewan laut, siswa akan belajar sambil bermain.

Sedangkan pada kelas tinggi, siswa diperkenalkan benda bergerak dari atas ke bawah, benda jatuh menimbulkan bunyi, dan tekanan, siswa juga dapat membuktikan adanya perubahan energi, rangkaian listrik, permainan angka, serta seni budaya dan ketrampilan.

Untuk membuat alat peraga ini, telah disertakan pula tutorial pembuatannya [Download Tutorial APM]

Alat Peraga Murah : Replika Mesin Uap

Alat Peraga Murah (APM) Replika Mesin Uap ini diproduksi oleh PSBG Borobudur, Kecamatan Banjar Rejo, Kabupaten Blora, Propinsi Jawa Tengah. Alat peraga ini dapat dipergunakan untuk menjelaskan perubahan energi kimia menjadi energi panas, menjadi energi uap lalu berubah menjadi energi gerak. Dapat dimanfaatkan pula untuk memvisualisasikan prinsip kerja dari PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap), prinsip kerja kereta api uap dan cara kerja penyulingan.

Baca lebih lanjut