Workshop APM: Kerja Bareng DBE 2 Jawa Tengah – PT. Indominco Mandiri, Bontang

Pada tanggal 5 Desember 2010, DBE 2 Jawa Tengah mengirimkan fasilitatornya untuk mendukung sebuah program CSR (Corporate Social Responsibility) yang digagas oleh PT. Indominco Mandiri, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara yang wilayah operasionalnya meliputi Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Kertanegara dan Kota Bontang. Program yang dimaksud adalah workshop Alat Peraga Murah (APM) yang diikuti oleh guru-guru sekolah binaan di sekitar perusahaan.

“Tujuan utama diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memperkaya pengetahuan guru cara membuat dan menggunakan alat peraga pembelajaran yang sederhana dan murah serta mudah dapat ditemukan di sekitar kita”, demikian kata Mardian Marsono, Kepala Seksi Pengembangan Sosial Departemen Community Relation perusahaan tersebut.

Lebih lanjut Mardian mengungkapkan bahwa  PT. Indominco Mandiri berharap setelah workshop ini guru-guru yang dilatih  mampu membuat dan menggunakan alat peraga pembelajaran murah di sekolah dan mampu menyebarluaskan pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh untuk sesama guru. Lebih dari itu, sekolah tempat mereka bekerja mendukung guru untuk menghasilkan alat peraga pembelajaran murah secara mandiri yang akan digunakan dalam mengajar sehari-hari.

Peserta sedang asyik membuat Alat Peraga Murah untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia

Peserta sedang asyik membuat alat peraga pembelajaran murah untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia

Baca lebih lanjut

Ice Breaking komunikasi

Dalam sebuah organisasi arau institusi komunikasi merupakan hal utama yang harus dijakankan dengan baik. Kesuksesan suatu program akan sangat tergantung dari komunikasi yang efektif dan lancar yang dilakukan oleh para pihak yang tergabung dalam organisasi itu.

Menafsirkan gambar

Menafsirkan gambar

Berikut ini adalah sebuah game sekaligus memberikan analogi bagaimana pengaruh komunikasi terhadap pencapaian tujuan organisasi/ institusi. Adapun langkah-langkah game-nya adalah sebagai berikut:

  1. Bentuklah peserta pelatihan menjadi kelompok-kelompok.
  2. Peserta diminta untuk memilih 1 orang yang paling pandai menggambar dan satu orang yang paling cerdas.
  3. Setiap orang yang ditunjuk sebagai ahli menggambar, dipersilahkan maju untuk menggambar sesuatu yang menunjukkan visi atau motivasi kelompok, misalnya menggambar matahari sebagai gambaran bahwa kelompok tersebut akan memberikan pencerahan kepada semua orang yang ada di dunia ini.
  4. Setelah selesai menggambar,  separoh ahli lukis dipersilahkan keluar ruangan. Sedangkan separoh yang lainnya dipersilahkan kembali kekelompok untuk menjelaskan apa makna gambar yang telah mereka buat tersebut.
  5. BACA SELENGKAPNYA DI SINI

Para Penemu dari Indonesia

Bangsa yang baik adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya. Itulah kata-kata mutiara yang selalu ditulis sebagai penghargaan terhadap perjuangan para pendiri bangsa ini. Tentu kita sekarang dapat menikmati kemerdekaan ini adalah berkat perjuangan para pahlawan bangsa kita.

habibie2Namun rasanya belum sempurna menjadi  bangsa yang baik, kalau kita sendiri tidak pernah merasa bangga menjadi bangsa Indonesia. Sudah seharusnya dengan segala daya upaya kita harus menunjukkan pada dunia, bahwa kita tidak kalah dengan bangsa manapun di dunia ini. Kita wujudkan mahkota tertinggi yang mampu kita raih-tentu sesuai dengan bidang kita masing-masing. Sebagai bahan inspirasi mungkin kita perlu menghargai para pahlawan ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh bangsa sendiri. Mereka telah dengan sukses menemukan berbagai teknologi yang sudah dimanfaatkan oleh banyak orang di dunia ini. Namun sayang nama mereka tidak begitu dikenal oleh dunia, bahkan oleh bangsa sendiri.

Baca lebih lanjut

Pameran “APM” Aajang PSBG untuk Berkarya

Sibolga, ( Apa Kabar PSBG)

Saat ini sedang berlangsung kegiatan PSBG tingkat Nasional di Sawangan dimana para peserta perwakilan PSBG dari 7 Provinsi di Indonesia yang merupakan binaan DBE2.

Salah satu provinsi di Pulau Sumatera adalah Sumatera Utara yang mengikuti pertemuan akbar dan baru pertama kali di gelar kegiatan seperti ini.

Tim Sumut telah mengadakan penilaian dari 10 PSBG yang ada di Cohort 1 bebera bulan yang lalu dan telah di pilih 3 besar PSBG yang direncanakan akan mengadakan pameran: PSBG SAIYO SAKATO, Gugus Sibolga Kota, PSBG dari Lubuk Pakam, dan PSBG dari Tebing tinggi.

Sibolga kota secara khusus kegiatan ini merupakan pemacu semagat para guru dan pengurus PSBG untuk terus berkarya dan berkarya demi terwujudnya 4 fungsi PSBG. Tidak tanggung-tanggung Ketua PSBG, Sekretaris, Bendahara tidak ketinggalan juga sang DLC ikut mempersiapan segala sesuatunya untuk keberangkatan ke Sawanang walaupun sang DLC harus jaga gawan agar jangan kebobolan.

Namun hal itu tidak menyurutkan semangat dari Sibolga kota untuk terus berkarya dan berbuat demi tercapainya tujuan dari PSBG.

Kami yang disini di Kota Sibolga selalu berharap agar kiranya kami VINI, VIDI, VICI agar usaha-usaha selama ini tidak sia-sia tapi berbuah alias warna Hijau ( Penilaian Pencapaian PAKEM).

Sebagai masukan kepada panitia untuk tahun depan apabila kegiatan seperti ini kembali di gelar, para DLC terpilih mengikuti pameran mungkin boleh ikut jadi peserta agar semagat terus berkobar bak sedang di medan perang. Haaaaaaa

Horas,

Selamat berlomba dan berpameran.

Pameran "APM" Aajang PSBG untuk Berkarya

Sibolga, ( Apa Kabar PSBG)

Saat ini sedang berlangsung kegiatan PSBG tingkat Nasional di Sawangan dimana para peserta perwakilan PSBG dari 7 Provinsi di Indonesia yang merupakan binaan DBE2.

Salah satu provinsi di Pulau Sumatera adalah Sumatera Utara yang mengikuti pertemuan akbar dan baru pertama kali di gelar kegiatan seperti ini.

Tim Sumut telah mengadakan penilaian dari 10 PSBG yang ada di Cohort 1 bebera bulan yang lalu dan telah di pilih 3 besar PSBG yang direncanakan akan mengadakan pameran: PSBG SAIYO SAKATO, Gugus Sibolga Kota, PSBG dari Lubuk Pakam, dan PSBG dari Tebing tinggi.

Sibolga kota secara khusus kegiatan ini merupakan pemacu semagat para guru dan pengurus PSBG untuk terus berkarya dan berkarya demi terwujudnya 4 fungsi PSBG. Tidak tanggung-tanggung Ketua PSBG, Sekretaris, Bendahara tidak ketinggalan juga sang DLC ikut mempersiapan segala sesuatunya untuk keberangkatan ke Sawanang walaupun sang DLC harus jaga gawan agar jangan kebobolan.

Namun hal itu tidak menyurutkan semangat dari Sibolga kota untuk terus berkarya dan berbuat demi tercapainya tujuan dari PSBG.

Kami yang disini di Kota Sibolga selalu berharap agar kiranya kami VINI, VIDI, VICI agar usaha-usaha selama ini tidak sia-sia tapi berbuah alias warna Hijau ( Penilaian Pencapaian PAKEM).

Sebagai masukan kepada panitia untuk tahun depan apabila kegiatan seperti ini kembali di gelar, para DLC terpilih mengikuti pameran mungkin boleh ikut jadi peserta agar semagat terus berkobar bak sedang di medan perang. Haaaaaaa

Horas,

Selamat berlomba dan berpameran.

Pameran "APM" Aajang PSBG untuk Berkarya

Sibolga, ( Apa Kabar PSBG)

Saat ini sedang berlangsung kegiatan PSBG tingkat Nasional di Sawangan dimana para peserta perwakilan PSBG dari 7 Provinsi di Indonesia yang merupakan binaan DBE2.

Salah satu provinsi di Pulau Sumatera adalah Sumatera Utara yang mengikuti pertemuan akbar dan baru pertama kali di gelar kegiatan seperti ini.

Tim Sumut telah mengadakan penilaian dari 10 PSBG yang ada di Cohort 1 bebera bulan yang lalu dan telah di pilih 3 besar PSBG yang direncanakan akan mengadakan pameran: PSBG SAIYO SAKATO, Gugus Sibolga Kota, PSBG dari Lubuk Pakam, dan PSBG dari Tebing tinggi.

Sibolga kota secara khusus kegiatan ini merupakan pemacu semagat para guru dan pengurus PSBG untuk terus berkarya dan berkarya demi terwujudnya 4 fungsi PSBG. Tidak tanggung-tanggung Ketua PSBG, Sekretaris, Bendahara tidak ketinggalan juga sang DLC ikut mempersiapan segala sesuatunya untuk keberangkatan ke Sawanang walaupun sang DLC harus jaga gawan agar jangan kebobolan.

Namun hal itu tidak menyurutkan semangat dari Sibolga kota untuk terus berkarya dan berbuat demi tercapainya tujuan dari PSBG.

Kami yang disini di Kota Sibolga selalu berharap agar kiranya kami VINI, VIDI, VICI agar usaha-usaha selama ini tidak sia-sia tapi berbuah alias warna Hijau ( Penilaian Pencapaian PAKEM).

Sebagai masukan kepada panitia untuk tahun depan apabila kegiatan seperti ini kembali di gelar, para DLC terpilih mengikuti pameran mungkin boleh ikut jadi peserta agar semagat terus berkobar bak sedang di medan perang. Haaaaaaa

Horas,

Selamat berlomba dan berpameran.

Menantikan Perhelatan Akbar PSBG Award 2008

Pemenangnya adalah...

Pemenangnya adalah...

Ajang PSBG Award 2008 merupakan perhelatan tingkat nasional yang melombakan Pusat Sumber Belajar Gugus (PSBG) di tujuh propinsi binaan DBE2. Beberapa waktu yang lalu, PSBG di Indonesia telah bersiap diri untuk menyambut acara ini, panitia di tiap propinsi pun juga tak kalah sibuk, mereka telah berkeliling ke semua PSBG yang ada untuk melakukan proses penilaian.

Puncaknya, pada tanggal 10-11 Desember 2008 nanti akan diselenggarakan ajang pertemuan PSBG tingkat nasional sebagai rangkaian dari kegiatan PSBG Award 2008. Acara ini bertajuk “Temu Pusat Sumber Belajar Gugus (PSBG) Nasional: Penghargaan PSBG Terbaik dan Tantangan Masa Depan”.

Acara ini akan diselenggarakan di  Pusdiklat Diknas, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Di acara ini nantinya akan dilaksanakan pula pameran karya-karya APM (Alat Peraga Murah) dari setiap PSBG binaan DBE2. Siapa ya juaranya? Kita nantikan saja kabar selanjutnya… Selamat berprestasi dan berkreasi!

Alat Peraga Murah : Menara Keberhasilan Matematika

Bambang Tirto Widjojo, S.Pd Mendemokan Menara Keberhasilan Matematika

Bambang Tirto Widjojo, S.Pd Mendemokan Menara Keberhasilan Matematika

Sedati, selama ini banyak murid yang beranggapan bahwa mata pelajaran matematika adalah momok yang menakutkan. Tetapi untuk saat ini, hal itu tidak perlu ditakutkan lagi.

Bapak Bambang Tirto Widjojo, S.Pd, seorang guru matematika SD Negeri Sedatigede II telah menemukan inovasi baru untuk memberi semangat bagi siswa-siswinya dalam belajar matematika.

Proses pembelajaran matematika tak semudah membalik telapak tangan, seringkali kendala utama yang dialami siswa adalah tidak adanya semangat untuk belajar dan berlatih mengerjakan soal-soal dalam mengaplikasikan rumus matematika, sehingga mereka merasa sangat kesulitan.

Dari fenomena yang terjadi ini, Bapak Bambang Tirto Widjojo, S.Pd membuat menara keberhasilan matematika, untuk memberi semangat dan motivasi bagi siswa-siswinya.

Menara Keberhasilan Matematika terbuat dari rangkaian kayu tabung yang dikaitkan dengan simpul-simpul benang menjadi sebuah bentuk menara segitiga. Salah satu komponen dalam menara tersebut, terdapat tangga keberhasilan. Dimana setiap anak tangga terdapat tingkatan soal yang diberikan kepada siswa, dari yang paling mudah sampai pada tingkatan soal yang paling sulit. Untuk mencapai puncak keberhasilan, siswa harus melaluinya dengan tes (syarat kecakapan umum) pada setiap anak tangga tersebut, dengan mengerjakan soal-soal dari masing-masing anak tangga.

Inspirasi pembuatan menara keberhasilan matematika ini mengadopsi dari kegiatan pendidikan kepramukaan.

Alat Peraga Murah : Aku Butuh Air

Abdul Azis Mappata,Guru MI Yaspi Sambungjawa Makassar dengan hasil karyanya

Abdul Azis Mappata,Guru MI Yaspi Sambungjawa Makassar dengan hasil karyanya

Musim kemarau berkaitan erat dengan kekeringan dan krisis. Jangankan minyak, air saja mengalami krisis. Kondisi tersebut tidak melemahkan kreatifitas guru MI Yaspi Sambungjawa Kecamatan Mamajang Kota Makassar (binaan DBE2-USAID) untuk membuat alat peraga yang murah atau tidak perlu mahal, bernama “Aku Butuh Air”, buah karya Abdul Azis Mappata,salah seorang guru di sekolah itu. Sebagai guru kelas awal yang melakukan pembelajaran tematik di kelas III, beliau memanfaatkan barang atau bahan bekas untuk dijadikan alat peraga, yang bertujuan agar murid-muridnya dapat mengetahui bahwa semua mahluk hidup membutuhkan air untuk kelangsungan hidupnya.

Alat dan bahan : gunting,pulpen/spidol,kardus,kawat,pipet,kaleng bekas (kaleng susu frisian flag) ,benang,bambu kecil,ember cat.

Cara Pembuatan :

  1. Buat motif daun pada kardus (ini dapat diganti dengan  daun yang asli dan mudah didapatkan, seperti daun Mangga).
  2. Tempelken pipet pada bagian bawah daun.
  3. Ikat kawat pada bambu untuk menempelkan daun.
  4. Ikat benang pada ujung tangkai daun kemudian hubungkan ke kaleng.
  5. Tempelkan bambu ke kaleng cat bekas sebagai penyangga pohon.
  6. Isi air di dalam kaleng bekas tadi,maka daun akan terlihat segar atau bergerak seolah sedang mekar.

Kegunaan Alat : untuk membuktikan bahwa tumbuhan adalah makhluk hidup yang memerlukan air (Tema Lingkungan).

Apakah Anda penasaran?, kalau penasaran silahkan mencoba. “I do, I understand”

Alat Peraga Murah : Lampu Pelita Sederhana

D Bulan Juli dan Agustus 2008 ini diberbagai sudut kota Makassar, terutama malam hari pemadaman listrik secara bergilir dilakukan. Pemerintah mengumumkan krisis energi listik, sehingga gerakan hemat listrik digalakkan. Krisis energi listrik turut menambah daftar panjang krisis yang menimpa negeri ini, termasuk krisis bahan bakar minyak. Pusat Sumber Belajar Gugus “Karya Mandiri Guru” Gugus 1 Mamajang, menginventaris beberapa Alat Peraga Murah (APM) yang dibuat oleh guru-guru binaan DBE2. Alhasil guru-guru SD Kartika Wirabuana 1 menyumbangkan ide kreatif membuat pelita sederhana yang berfungsi ganda,selain sebagai alat peraga sains penerapan prinsip kapilaritas,juga berfungsi sebagai alat penerang alternaif dengan mendaur ulang bahan-bahan bekas dan memanfaatkan bahan bakar alternatif yang murah dan hemat energi, apalagi saat terjadi pemadaman listrik secara bergilir. Anda ingin mencoba?

Alat dan Bahan : Tutup botol,paku,palu,piring aluminium,kapas,korak api,minyak goreng bekas.

Cara Pembuatan :

  1. Siapkan alat dan bahan
  2. Lubangi tutup botol dengan menggunakan paku
  3. Masukkan ujung kapas ke dalam lubang tutup botol,sisakan sebagaian kapas di bagian bawah dari tutup botol.
  4. Tuangkan minyak kelapa bekas yang tidak terpakai lagi pada piring aluminium.
  5. Letakkan tutup botol tersebut di atas piring.
  6. Bakarlah kapas yang berada pada bagian alas dari tutup botol
  7. Amati apa yang terjadi, selamat mencoba sendiri!

    Pelita sederhana penerang alternatif  di saat pemadaman bergilir

    Pelita sederhana penerang alternatif di saat pemadaman bergilir