Mengarang Itu Sulit (Tips Mudah Bagaimana Mengajarkannya)

Berdasarkan survey yang saya lakukan di setiap sekolah di Jawa Tengah, diketemukan fakta bahwa siswa-siswa kita ternyata mempunyai kemampuan yang sangat rendah dalam hal mengungkapkan gagasan atau ide lewat tulisan. Kemampuan mengungkapkan gagasan dan ide lewat tulisan sering disebut dengan “mengarang”. Walaupun sebenarnya antara mengarang dengan menulis itu ada bedanya. Kalau menulis adalah menggungkapkan semua ide atau gagasan dengan menggunakan tulisan.

Mengarang itu susah?

Mengarang itu susah?

Baik gagasan itu berupa fakta maupun hanya khayalan belaka. Sementara kalau mengarang adalah menulis tanpa harus berdasarkan fakta yang nyata.

Kemampuan mengungkapkan gagasan secara tulis ternyata dirasakan sangat sulit bagi siswa. Apalagi guru sendiri kurang mampu memberikan contoh mengarang dengan baik. Berdasarkan pengamatan saya di banyak kelas saat melakukan pembelajaran mengarang, yang dilakukan oleh bapak/ ibu guru adalah sebagai berikut:

Baca lebih lanjut »

Mulut-Mulut Yang Berlava

belajar menulisDitulis oleh : Mutik Atun (Guru SD Muhammadiyah Blora)

Pada sesi pelatihan menulis dalam Roll Out Management Workshop di PSBG Blora, saya mengamati teman-teman yang sedang melakukan percobaan. Saat itu pula saya tertarik dengan mulut-mulut mereka. Dalam hati saya tertawa terbahak-bahak, tetapi orang-orang yang saya tertawakan sama sekali tidak mengerti. Hal tersebut membuat semakin geli dalam hati. Tahukah kalian apa yang saya perhatikan? Saya sedang memperhatikan mulut-mulut peserta pelatihan yang sedang melakukan percobaan dan bentuk mulut fasilitator.

Ternyata mulut mereka sebagian besar menganga. Saya juga bingung, apakah benar penilaiannya bahwa mulut mereka menganga karena begitu seriusnya. Namun bisa juga mereka kebingungan dan tidak tahu apa yang mereka perbuat. Atau khawatir lampu, seng atau peralatan yang lain akan meledak dan siap-siap berkata waow…..!, sambil siap-siap meloncat. Namun kekhawatiran saya dari mulut-mulut yang terbuka lebar atau sedang menganga itu mengeluarkan lava, sehingga eksperimennya akan hancur, aduch….! Alangkah sedihnya hatiku. Tetapi akankah pemirsa juga sedih? tidak sama sekali, justru mereka akan tertawa terbahak-bahak. Ha….ha….ha….!!!