KKG dan KKKS II Paket Matematika di Kabupaten Pinrang : Lebih Cepat Lebih Baik, Lanjutkan!

Suasana kabupaten Pinrang sebagai salah satu lumbung beras di Propinsi Sulawesi Selatan terasa kental. Di sisi kiri dan kanan jalan poros Makassar ke Propinsi Sulawesi Barat, bagaikan lautan yang berwarna hijau sepanjang jalan sesaat melewati kota Parepare memasuki kabupaten Pinrang. Padi tumbuh dan berkembang mengikuti irama alam. Anggota Module Implementation Team (MIT) dengan penuh sukacita memasuki kota Watang Sawitto sebagai basecamp tim yang terletak 175 kilometer arah Utara Propinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan KKG Tahap II di gugus Watang Sawitto dilaksanakn di SD Negeri 187 Pinrang paralel dengan gugus 2 yang dilaksanakan di SDN 166 Kariango/PSBG Samudera Ilmu, mulai 10 sampai 11 Juni 2009, dan KKKS Tahap II dilaksanakan di SDN 137 Mattiro Bulu, Pelaksanaan KKG dan KKKS Paket Matematika difasilitasi oleh tim MIT (DBE2 Sulawesi Selatan, Universitas Negeri Makassar, dan Universitas Muhammadiyah).

Banyak cerita menarik dan berkesan sebagai ”Best Practice” dari KKG dan KKKS II yang berakhir di kabupaten Pinrang. Mulai dari cerita lucu dan suasana kampanye Pilpres. Proses pelatihan berlangsung dalam suasana haru, penuh kekeluargan. Fasilitator berbagi pengetahuan dengan peserta,sebaliknya peserta berbagi cerita menarik dari pengalaman mereka selama bergabung dan dibina oleh DBE2.

Di ajang KKG, peserta disuguhkan dengan simulasi pembelajaran Matematika yang bernuansa ”active learning”, dilanjutkan pengembangan perangkat pembelajaran Matematika yang efektif, dilengkapi dengan model-model pembelajaran Matematika aktif sebagai sesi pamungkas.
Ketika dialog dan tanya jawab dalam refleksi hasil KKG II terungkap keinginan luhur dari hati nurani guru untuk sesegara mungkin mengaplikasikan hasil pelatihan ini, sembari berucap ”lebih cepat,lebih baik” agar hasil pelatihan ini menjadi efektif . Sebagian dari peserta menyelutup dengan ucapan yang tak kalah serunya”Lanjutkan Pak!, kami tetap berkeinginan dan eksis agar program DBE2 di kabupaten Pinrang tetap dilanjutkan Pak!”.

Ucapan dan seruan peserta pelatihan terkesan dan seolah mendukung salah satu capres, tetapi yang sesungguhnya tidak demikian. Kebetulan disaat bersamaan kegiatan pelatihan DBE2 berlangsung pula kampanye Pilpres 2009. Nuansanya begitu kental memasuki ruang pelatihan dengan seruan yang penuh kelakar, menjadi bumbu disela-sela pelatihan.

Lain halnya di kegiatan KKKS yang materinya sarat dengan pemberian pengetahuan, keterampilan dan pembentukan sikap sebagai kepala sekolah dan pengawas. Pelatihan didahului sesi simulasi pembelajaran real teaching yang dibawakan salah seorang guru Kelas V di SDN 237 Mattiro Bulu.  Rustina yang menjalankan tugasnya dengan baik dalam pembelajaran Matematika aktif dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif  tipe jigsaw, membius Kepala Sekolah dan pengawas TK/SD dengan suasana pembelajaran dengan skenario yang apik dapat dijadikan contoh untuk guru-guru lainnya.

Praktek terbaik yang ditunjukkan Rustina memberikan tambahan pengetahuan dan pengalaman berharga yang dapat diadopsi. Materi pelatihan yang tak kalah menariknya adalah supervisi klinis, dan standar kompetensi kepala sekolah serta pengawas untuk mengawal dan memberi dukungan yang kuat atas kemajuan pembelajaran di kelas.  Saat sesi ini berlangsung yang dibawakan oleh Subaer (UA DBE2 Sul-Sel) suasana penuh haru, canda dan tawa.

”Maaf pak,lebih cepat, lebih baik, kepala sekolah dan pengawas memahami dan mengetahui apa yang seharusnya dilakukan pasca pelatihan ini, melakukan supervisi klinis atas permintaan guru, dan memahami tupoksi menuju peningkatan kompotensi’, ujar Muhammad Abduh, Kepala SDN 166 Kariango dengan penuh semangat diiringi tepuk tangan seluruh peserta.

Suasana KKG II Paket Matematika di kabupaten Pinrang

Suasana KKG II Paket Matematika di kabupaten Pinrang

Suasana KKKS II Paket Matematika, sesaat kepala sekolah dan pengawas mengobservasi pembelajaran dalam sesi "simulasi real teaching"

Suasana KKKS II Paket Matematika, sesaat kepala sekolah dan pengawas mengobservasi pembelajaran

Siapkan Strategi untuk Menjalankan Program Hibah Tahap II

“Selamat datang hibah tahap II di PSBG Karya Mandiri Guru Gugus 1 Mamajang Kota Makassar”. Demikian seuntai kata yang tak henti-hentinya meluncur dari bibir Wilis Sri Suprapti, Kepsek sekaligus ketua Gugus, yang disambut suka cita oleh Kadri Karim, Ketua PSBG. Peristiwa datangnya hibah terjadi bertepatan peringatan hardiknas, 2 Mei 2009.

Tidak seberapa lama atau 2 hari kemudian barang-barang ICT yang sudah terpasang telah dilengkapi dengan jaringan internet yang langsung online, sebagai wujud partisipasi dan keseriusan PSBG “Karya Mandiri Guru” atau disingkat “psbgkmgmamajang” untuk turut mengambil peran berbagi dengan program DBE2.

Saat ini komputer PC yang terkoneksi dengan internet ada 6 buah, tetapi sesungguhnya jaringan internet di PSBG KMG sudah ada jauh sebelum hibah tahap II tiba, hanya terbatas pada 2 PC dan dipasang di ruang guru dengan teknologi telkomnet instant yang dikembangkan dengan telkomnet speedy hingga saat ini.

Strategi pengelolaan yang akan dikembangkan “psbgkmgmamajang” adalah manajemen berbasis sekolah dengan menggunakan model partisipatif, mengingat PSBG ini didanai secara swadaya dan belum ada campur tangan pemerintah atau instansi terkait. Dengan manajemen dan model seperti itu terbukti banyak positifnya dan partisipasi stakeholders akan meningkat.

seperangkat komputer yang telah dipasang oleh pengurus PSBG KMG siap mengakses berbagai sumber ilmu di dunia maya

Seperangkat komputer yang telah dipasang oleh pengurus PSBG KMG siap mengakses berbagai sumber ilmu di dunia maya

Selamat Datang Hibah Tahap II di PSBG KMG Mamajang-Makassar

Selamat Datang Hibah Tahap II di PSBG KMG Mamajang- Kota Makassar

Kunjungan Tim Monev Sekretariat Negara di Kabupaten Pangkep : “Pelita Ilmu” Penerang dalam Kegelapan

Jam baru menunjukan pukul 06.30 WITA, hiruk-pikuk tampak terlihat di kantor DBE Sulawesi Selatan, hari Kamis tanggal 7 Mei 2009 tidak seperti biasanya. Beberapa orang staf berkemas-kemas mempersiapkan diri bergabung dengan Tim Monitoring Evaluasi Sekertariat Negara bersama tim USAID dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Bagai acara seremonial saja, satu persatu mobil yang akan mengangkut tim sudah siap di pelataran parkir. Tak berselang beberapa saat, tim meninggalkan Makassar menuju kabupaten Pangkep, tepat pukul 07.15 WITA.

Suasana Kota Makassar, hari itu tidak seperti biasanya, pasalnya keesokan hari (8 Mei 2009) pelantikan Walikota Makassar pertama melalui ”Pilkada Langsung” akan digelar. Suasana yang demikian tak menyurutkan mobil yang mengangkut tim meluncur dengan mulus melewati jalan tol Ir.Sutami yang belum berumur 1 tahun. Penulis berada di mobil pertama sebagai tim perintis melaju dengan kecepatan normal meninggalkan kantor DBE lebih awal. Di benak penulis terbersit perasaan yang bercampur aduk dengan prasangka positif atas program pendidikan dasar yang telah bergulir hampir 5 tahun di Propinsi Sulawesi Selatan.

Tim Monev Sekretariat Negara, USAID, DBE 1,2, dan 3 Sulawesi Selatan tepat jam 08.15 tiba di kabupaten Pangkep disambut MTT 1 dan 2, Kepala dan guru TK Anrong Appaka kecamatan Pangkajene kabupaten Pangkep. Ruangan kelas TK yang dibangun dengan swadaya masyarakat atas dukungan pemerintah kabupaten berdiri sederhana membinan anak-anak bangsa yang dipersiapkan memasuki Sekolah Dasar. Diskusi menarik antara Tim Monev Sekretariat Negara,USAID, DBE Sulawesi Selatan, dan stakeholders lokal, antara lain Kepala Bidang Pra Sekolah dan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan kabupaten Pangkep, Ilham Aburaerah, Pengawas TK/SD, masyarakat dan Lurah setempat.

Tak henti-hentinya, Tri Mulatasih dan Eva Dilaila Tim Monev Biro Kerjasama Luar Negeri-Sekretrariat Negara RI, didampingi Joan Larcon, Nonni Handayani dari USAID Jakarta, Widya Prasetyanti Program Manager HKI-USAID, Nasuad Tawang (Bappeda Sul-Sel), Andi Buliana (Dinas Pendidikan Sul-Sel) bersama Provincial Coordinataor DBE 1, Prof. Asfah Rahman, Provincial Coordinator DBE 2, David Ehrmann, Provincial Coordinator DBE 3, Azhar Arsyad, berdiskusi dan melihat langsung seputar perkembangan program, manfaat yang diperoleh, keberlanjutan, dan penerimaaan serta  partisipasi stakeholders, di tengah-tengah keasyikan guru TK membelajarkan murid-muridnya.

Baca lebih lanjut

Membangun Budaya Baca di Kecamatan Jati Kabupaten Blora

Safari Hardiknas Kabuaten Blora, pagi tadi berjalan dengan sukses. Di hari pertama ini Bapak Bupati yaitu Drs. R.M. Yudi Sancoyo, yang direncanakan membuka secara resmi berhalangan hadir dikarenakan sedang bertugas ke Jakarta. Kecamatan  Jati, yang berjarak kurang lebih 45 km dari Blora kota ke arah selatan dan kecamatan paling ujung sebelah selatan  yang berbatasan dengan Desa Sulur Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam perjalanan adalah sasaran pertama safari ini.

Iring-iringan 8 mobil yang terdiri : 2 unit mobil pintar yang berisi buku-buku bacaan, 1 unit mobil non formal dari warga belajar / SKB,   1 unit mobil pembelajaran, dan 4 mobil yang membawa para pejabat dari Dinas Pendidikan Kabupaten yang dipimpin oleh Ibu Retnani Widowati, berangkat dari Blora pukul 8.20 WIB.

Jam 10.30 WIB rombongan tiba di SMP Muhammadiyah Kecamatan Jati disambut dengan meriah oleh parade drumband dari siswa-siswi SMP Muhammadiyah.  Acara dibuka dengan pidato singkat dari Ibu Retnani Widowati di hadapan Bapak Ibu Perangkat Desa, Komite, orang tua murid, masyarakat dan siswa-siswi SD, SMP, MI Muhammadiyah, dan siswa-siswi SD sekitarnya yang berjumlah kurang lebih 250 orang.

Safari Hardiknas tahun 2009 ini bertemakan “Meningkatkan Layanan Pendidikan, menuju Masyarakat Blora yang Wasis, Waras dan Waspada lewat Pelayanan Taman Bacaan Keliling (Mobil Pintar)”. Kegiatan ini merupakan baru pertama kali ini di ujicobakan dengan harapan dapat dilaksanakan rutin setiap tahun, sehingga dapat membudayakan masyarakat untuk gemar membaca ataupun mendapatkan sumber pembelajaran dari media yang lain yakni akses internet, kursus ketrampilan ataupun dengan melihat tayangan film yang bernuansa pendidikan, demikian petikan harapan Bupati dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ibu Retnani Widowati.

Setelah acara pembukaan selesai, masyarakat dan siswa dapat memilih ruang mana yang menarik buat mereka . Di arena lapangan SMP Muhammadiyah yang biasanya sepi, mendadak hari ini begitu ramai berseliweran anak-anak maupun orang dewasa berebut untuk menyaksikan beberapa acara yang digelar di halaman SMP Muhammadiyah tersebut.

dscf1677Bpk  S.Yahya selaku ketua panitia pelaksana di Kec Jati melaporkan

kepada Ibu Retnani  di ruang Singgah.

dscf1661dscf1663dscf16651

Mobil “Pintar” diserbu anak-anak

dscf1667dscf1670

 

 

 

 

Di Ruang C. Anak-anak memperhatikan  cara mengakses internet

dscf1673

dscf1675

 

 

 

Ibu-ibu dari SKB sedang demo masak “cendol dari ubi” dan Ibu Sumarsih mengampu pembelajaran Matematika

Setelah  bersama-sama menyaksikan ”Film Laskar Pelangi “.  Pukul 3.30 WIB acara di tutup oleh Ibu Retnani W ” dengan alunan pantun buah karya beliau

  • Jalan-jalan di kota Blora
    Tidak lupa beli Semangka
  • Mari kita tingkatkan budaya baca
    Agar hidup kita bahagia

 

 

 

 

 

 

Belajar Menulis ala Pengurus PSBG Kabupaten Purworejo

dsc04864

Suasana pelatihan menulis di blog ApaKabar PSBG, yang berlangsung di Kabupaten Purworejo

Pada hari ini kami pengurus PSBG Dirgantara Bener dan PSBG Ahmad Yani Gebang Purworejo sedang mengadakan pelatihan membuat blog di apakabarpsbg, hal ini terjadi karena selama ini kami kurang exis berperan dalam blog apakabarpsbg. Namun bukan berarti kami tidak peduli dengan blog ini. Itu semua terjadi karena keterbatasan kemampuan yang kami miliki. Setelah kami mendapat pelatihan hari ini, semangat kami tumbuh. Semoga semangat ini terus berkembang dan mampu mengisi blog ini secara aktif.

Baca lebih lanjut

Studi Banding SD Se-Kecamatan Medan Marelan ke SD Binaan DBE2 USAID Sumatera Utara

Suasana Studi Banding

Suasana Studi Banding

Pada hari Kamis, 19 Maret 2009 SD se-Kecamatan Medan Marelan mengadakan Studi Banding ke SD Negeri 104242 Kecamatan Lubuk Pakam, sebagai salah satu sekolah Binaan DBE2 di Gugus Lubuk Pakam. Adapun tujuan kegiatan studi banding ini adalah SD Kecamatan Medan Marelan ingin mengetahui keberhasilan SD Binaan DBE2 khususnya SD 104242 Lubuk Pakam dalam hal administrasi sekolah, penataan ruangan, strategi pembelajaran di kelas dan penatan lingkungan sekolah untuk dapat di contohkan diimbaskan pada SD Kecamatan Medan Marelan.

Peserta studi banding berjumlah18 orang yang terdiri dari 2 orang pengawas TK/SD dan 16 orang Kepala Sekolah. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kecamatan Lubuk Pakam yakni Bapak Drs. Hamdan Lubis sekaligus beliau membuka acara temu ramah kepada peserta Studi banding di ruang Kepala Sekolah SD Negeri No 104242 Lubuk Pakam. Pada acara temu ramah tersebut terjadi tanya jawab antara peserta dengan Kepala Sekolah SD Negeri 104242 Lubuk Pakam tentang usaha yang dilakukan oleh sekolah untuk memajukan sekolah dan bagaimana menjalin hubungan yang baik antara kepala sekolah dan guru dan juga stakeholder lainnya. Pertemuan berjalan dengan suasana kekeluargaan.

Baca lebih lanjut

Maju Bersama DBE 2, Testimoni Guru di Propinsi Jawa Barat

Situasi di kelas MIS Pabean

Situasi di kelas MIS Pabean

“Dulu sebelum program DBE 2 ada, sekolah kami banyak tertinggal seperti administrasi dan minat orangtua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah ini rendah. Sejak ada program DBE 2, guru-guru mendapatkan pembinaan berupa pelatihan yang diselenggarakan di gugus (PSBG) sehingga sekolah ini mengalami kemajuan.” demikian kesan dari Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Swasta Pabean, Drs. Samsudin yang memiliki visi sekolah yakni membentuk manusia seutuhnya, cerdas, terampil, bertakwa dan berakhlak mulia.

“Alhamdulillah, setelah sekolah ini menjadi binaan DBE 2, perubahan memang tampak nyata. Dulu, sekolah ini fasilitasnya minim dan kurang dukungan. Sekarang, sekolah sudah tertata dengan baik dan jumlah muridnya bertambah.” kata Hj. Mariah selaku MTT yang menunjukkan grafik jumlah siswa yang sekarang sudah mencapai 139 siswa dan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Di madrasah ini telah direncanakan pula penyediaan Lab Komputer dan Perpustakaan yang mendapatkan dukungan dari Dinas setempat.

Kinerja guru mengalami peningkatan meskipun hanya satu guru saja yang sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun hal ini tidak menyurutkan niat guru untuk memajukan sekolah yang jaraknya mencapai beberapa kilometer menuju jalan raya. Salah satunya, Jamaksri yang mengajar Bahasa Inggris di sekolah ini. Sebagai Master Trainer dari pelatihan Intel Teach, kini beliau telah mampu mengajarkan siswa melalui media komputer. Suasana kelas pun terasa menyenangkan karena siswa dapat belajar bahasa inggris sekaligus komputer.

Minat dan antusias siswa pun terasa sekali dalam setiap kelas. Guru pun berupaya menerapkan pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan dalam setiap pembelajaran. Hal ini nampak dalam pengelolaan kelas, tata administrasi dan teknik guru mengajar. Tak pelak lagi, prestasi pun diraih meski madrasah ini baru dibangun. Madrasah ini pernah meraih Prestasi Juara II ‘Kinerja guru dalam Pembelajaran’ se-Kota Cilegon berdasarkan penilaian Departemen Agama. Selain itu, MI Pabean adalah madrasah satu-satunya di Kota Cilegon yang sudah mendapatkan Akreditasi B dari Dinas Pendidikan Kota Cilegon. (AR)

Dinas Pendidikan Kota Sibolga dan DBE2 Sumatera Utara Gelar Pelatihan Tim Sekolah Paket Dasar

Program DBE2 di perluas di 11 SD/MI di kota Sibolga

(Sibolga, APAKABAR PSBG) Pelatihan Tim Sekolah di adakan selama 2 hari Senin (11/08), Selasa (12/08) di SD Negeri 081232 Jl. Datuk Hitam No. 33 Sibolga. Pelatihan yang diikuti perwakilan 1 orang Kepala Sekolah, 1 Komite sekolah dan 3 orang guru dari 11 sekolah perluasan program DBE2 ( Decentralized Basic Education Two) = Pendidikan Dasar yang terdesentralisasi komponen 2 . Ke-11 SD/MI perluasan program DBE2 ; SDN 084088, SDN 084085, SDN 084 084, SDN 081237, SDN 081 238, SDN 081 235, SDN 084 095, MIN AEK HABIL, SDS HKBP, SDN 081236, SDN 087 695.

Pada acara pembukaan Drs. Jonson Sihombing Kasi DikJar mengatakan pada acara pembukaan bahwa kegiaan pelatihan Tim Sekolah terselenggara berkat kerjasama DBE2 Sumatera Utara dengan Pemerintah Kota Sibolga dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Sibolga sebab 10 sekolah binaan DBE2 di gugus Sibolga Kota dan 10 sekolah binaan di gugus Sibolga Selatan yang telah menunjukkan perubahan ujar Sihombing.

Sementara itu Salmon Tambunan, S.Pd dalam kata sambutannya mewakili DBE2 Sumatera Utara pada acara pembukaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Pendidikan yang telah memperluas program DBE2 menambah 11 sekolah SD/MI di Kota Sibolga yang merupakan perluasan dari Program DBE2 yang dikenal dengan Program Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan ( PAKEM).

Tim Instruktur dalam pelatihan ini terdiri dari Dinas Pendidikan Kota Sibolga Muh. Yazid, S.Pd dan Hj. Subiarti keduanya adalah Kepala Sekolah dan Pengawas. Dari DBE2 terdiri dari Salmon Tambunan S.Pd, Kordinator DBE2 Sibolga – Tapanuli Utara, Mimbar Tampubolon Penatar Inti dari Gugus Tarutung, Ahmad Jais, Penatar Inti dari Gugus Tanjung Balai Selatan, Marudut Sihombing, Penatar PSBG serta Jansen Ompusunggu , Penatar dari Gugus Sibolga Kota.

Marudut Sihombing menyampaikan kepada peserta bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah para guru akan diharapkan mampu untuk merencanakan secara efektif kegiatan PAKEM, menggunakan berbagai strategi pengajaran PAKEM,menciptakan lingkungan kelas yangmenyenangkan.

Guru melakukan pemanfaan lingkungan sebagai sumber belajar

Materi-materi yang disampaikan pada pelatihan ini meliputi Apa dan mengapa Pakem,Silabus Kelas Awal dan Silabus Kelas Tinggi, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran( RPP) kelas awal dan RPP kelas tinggi, Kelas bernuansa PAKEM dan pemanfaatan Lingkungan sebagaisumber belajar, Simulasi Pembelajaran Kelas Awal dan Kelas tinggi serta Rencana tindaklanjut dari pelatihan ini.

Pada acara penutupan Bungaran Panjaitan mewakili peserta menyampaikan kesan dan pesan bahwa pelatihan yang diselenggarakan menambah hal baru yang nantinya dapat diterapkan di kelas, ia berpesan agar pelatihan ini berkelanjutan ujarnya. Pelatihan Tim Sekolah Paket Dasar resmi ditutup oleh Dinas Pendidikan Kota Sibolga yang diwakili Bakara didampingi Drs. Jhonson Sihombing Kasi DIKJAR Kota Sibolga..

Ditulis oleh : Salmon Tambunan ( DLC SIBOLGA- TAPUT C2)

PSBG Mabbulo Sibatang, Kec. Pangkajene, Kab. Pangkep, Sulawesi Selatan

Lokasi PSBG Mabbulo Sibatang yang berada di Kecamatan Pankajene, Kabupaten Pangkep, Propinsi Sulawesi Selatan.