Me-Revolusi Cara Belajar? Mengapa Tidak!

Siswa diajak terjun langsung bakti sosial "Bencana Banjir Bengawan Solo" di Desa Medalem, Kec. Cepu, Kab. Blora, 2 Februari 2009.

Siswa diajak terjun langsung bakti sosial "Bencana Banjir Bengawan Solo" di Desa Medalem, Kec. Cepu, Kab. Blora, 2 Februari 2009.

Saat ini dunia berubah sangat cepat, sumber-sumber informasi sudah tidak berada di tangan guru atau satu lembaga saja yang bernama “Sekolah”. Siswa kita, pada saat sekarang ini dapat belajar lewat internet, perpustakaan pribadi, TV, Museum, di hutan, di rumah ataupun saat mereka berkumpul bersama teman-temannya. Tugas guru di era Cyberspace, selain memberikan berbagai alat belajar, juga memotivasi siswa untuk mencari ilmu di luar kelas. Hal yang penting dapat dilakukan guru adalah mencoba mencari kaitan antara mata pelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Metode CONTEXTUAL Teaching and Learning (CTL) akan efektif dapat diterapkan , jika guru juga menguasai Brain Based Learning (BBL). CTL dan BBL adalah konsep ampuh yang dapat menggerakkan proses pendidikan di sekolah menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermakna. CTL dapat mendekatkan siswa pada dunia nyata lewat sebuah mata pelajaran. Dan BBL dapat menjadikan siswa dapat memilih cara belajar yang cocok dengan kecerdasan dirinya.

Kedua metode belajar-mengajar ini apabila dipadukan akan membuahkan out put pendidikan yang luar biasa.

Rekan-rekan guru ….. Yuk !!!! Kita coba !!!!!!

Ditulis oleh : Niniek (PBS Kab.Blora, Jawa –Tengah)

Satu Tanggapan

  1. Waah sangat menarik tulisannya Bu Niniek. Rekan-rekan guru tentunya perlu diingatkan kembali tentang konsep “Multiple Intellegence” nya Howard Gardner yang tentunya sangat mendukung BBL (Brain Based Learning) itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: